//

PENGARUH JENIS DAN PERSENTASE SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TARIK LENTUR BETON MUTU TINGGI

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang muhajir - Personal Name

Abstrak/Catatan

Beton merupakan pilihan utama yang banyak digunakan dalam konstruksi di dunia sebagai elemen struktur pada bangunan gedung dan bangunan sipil lainnya. Hal ini disebabkan karena pengerjaannya relatif mudah dan dapat dibentuk sesuai dengan kebutuhan maupun keinginan penggunanya. Penggunaan nilai FAS yang rendah dan penambahan bahan additive seperti silica fume telah menjadi hal yang lazim dilaksanakan untuk memodifikasi mikrostruktur dari semen dan meningkatkan kekuatannya. Efek dari penggunaan FAS yang rendah dan penambahan silica fume ke dalam campuran beton menyebabkan kesulitan dalam proses pengerjaan dan pemadatan (workability rendah), sehingga diperlukan adanya penambahan bahan admixture lain berupa superplasticizer untuk meningkatkan daya kerjanya. Ketepatan dosis penambahan superplasticizer perlu dibuktikan dengan membuat campuran percobaan (trial mixes). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kuat tarik lentur beton menggunakan superplasticizer yang berbeda dengan persentase 1,0%; 1,5% dan 2,0% dan silica fume sebanyak 8% dari total berat semen. Benda uji yang digunakan untuk pengujian tarik lentur berbentuk balok berukuran 15 cm x 15 cm x 60 cm. Dalam penelitian ini nilai FAS yang digunakan yaitu 0,3. Diameter maksimum agregat yang digunakan 16 mm. Superplasticizer yang digunakan terdiri dari dua macam yaitu Sikament LN dan Sikament NN. Jumlah benda uji untuk masing - masing variabel 3 buah benda uji, sehingga jumlah total benda uji pada penelitian ini sebanyak 36 buah dengan metode perawatan direndam dalam air. Pengujian dilakukan pada umur 7 hari dan 28 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Sikament NN lebih baik dibandingkan dengan Sikament LN. Kuat tarik lentur tertinggi untuk umur 28 hari sebesar 4,532 MPa persentase Sikament NN 1,5%, sedangkan kuat tarik lentur terendah sebesar 4,234 MPa dengan persentase Sikament NN 2,0%. Untuk Sikament LN, kuat tarik lentur tertinggi sebesar 4,244 MPa dengan persentase 1,0%, sedangkan kuat tarik lentur terendah sebesar 3,558 MPa dengan persentase 2,0%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan penggunaan Sikament NN lebih baik dari pada penggunaan Sikament LN. Kata Kunci : Beton Mutu Tinggi , Superplasticizer, Silica Fume, Kuat Tarik Lentur.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH VARIASI JENIS DAN PERSENTASE SUPERPLASTICIZER TERHADAP SIFAT DAN PERILAKU BETON MUTU TINGGI PADA UMUR MUDA (FRESH CONCRETE) DAN SETELAH MENGERAS (HARDENED CONCRETE) (Novira Parmawati, 2015)

PENGARUH VARIASI JENIS DAN PERSENTASE SUPERPLASTICIZER TERHADAP SIFAT DAN PERILAKU BETON MUTU TINGGI PADA UMUR MUDA (FRESH CONCRETE) DAN SETELAH MENGERAS (HARDENED CONCRETE) (Novira Parmawati, 2015)

PENGARUH PENGGUNAAN BONGKAHAN CANGKANG SAWIT (BCS) SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TARIK DAN KUAT GESER BETON MUTU TINGGI (Meutia Yulina, 2015)

PENGARUH JENIS SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TARIK BETON MUTU TINGGI DENGAN BAHAN TAMBAHAN ABU CANGKANG SAWIT (Afvriady koerniawan, 2016)

PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN SEMEN DENGAN ABU POZZOLANIK TERHADAP KUAT TARIK BELAH, KUAT TARIK LENTUR, DAN KUAT GESER MURNI BETON MUTU TINGGI (Wanda Saputra, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy