//

PERAMALAN POLA SEBARAN PERGERAKAN PENUMPANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL GRAVITY DI PROVINSI ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang muhibuddin muslim - Personal Name

Abstrak/Catatan

Permintaan perjalanan antar kota atau kabupaten dalam Provinsi Aceh sangat penting untuk keperluan perencanaan baik sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan meramalkan pola sebaran pergerakan penumpang dengan menggunakan model sintesis gravity dengan menggunakan data sekunder tahun 2011 seperti data matriks asal tujuan hasil survei asal tujuan transportasi nasional(ATTN) 2011; data historis peubah bebas sosio-ekonomi, dan data hambatan berupa jarak antarzona dalam satuan kilometer. Penelitian ini mengambil 9 zona/wilayah di lintas timur Aceh sebagai objek penelitian dengan: zona 1 (Banda Aceh), zona 2 (Pidie), zona 3 (Pidie Jaya), zona 4 (Bireuen), zona 5 (Lhokseumawe), zona 6 (Aceh Utara), zona 7 (Aceh Timur), zona 8 (Langsa) dan zona 9 (Aceh Tamiang). Dari matriks asal tujuan (MAT) hasil survei ATTN 2011 diperoleh bahwa pergerakan terbesar terjadi pada Aceh Timur (zona 7) menuju Aceh Utara (zona 6) sebesar 914.029 penumpang. Pergerakan terkecil terjadi pada Aceh Tamiang (zona 9) menuju Pidie Jaya (zona 3) sebesar 2.887 penumpang. Hasil dari analisis regresi linear didapatkan persamaan matematis Y=-35.115,887+3,673x1, dengan x1 adalah jumlah penduduk. Sementara untuk model tarikan, didapatkan persamaan Y=-76.018,241+3,812x1, dengan x1 adalah jumlah penduduk. Hasil dari perhitungan kalibrasi parameter hambatan pergerakan dengan menggunakan metode análisis regresi-linear didapat parameter fungsi aksesibilitas eksponensial negatif β sebesar 0,009226357. Dari perhitungan uji RMSE diketahui bahwa model DCGR merupakan model gravity yang paling optimum karena memiliki nilai RMSE terendah sebesar 528.893. Model ini dipakai untuk meramalkan sebaran pergerakan di masa mendatang. Berdasarkan data MAT hasil peramalan untuk tahun 2016 diperoleh bahwa pergerakan terbesar terjadi pada Aceh Timur (zona 7) menuju Aceh Utara (zona 6) sebesar 881.983 penumpang. Pergerakan terkecil terjadi pada Aceh Tamiang (zona 9) menuju Pidie Jaya (zona 3) sebesar 1.163 penumpang. Kata kunci: bangkitan, tarikan, sebaran pergerakan, gravity, peramalan

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENERAPAN MODEL VARIMA UNTUK PERAMALAN PENDAPATAN, JUMLAH PERGERAKAN PESAWAT, DAN JUMLAH PERGERAKAN PENUMPANG DI BANDARA INTERNASIONAL SULTAN ISKANDAR MUDA (LIA RAHMATI, 2018)

ANALISIS KAPASITAS TERMINAL DAN DERMAGA PELABUHAN ULEE LHEUE BANDA ACEH (Multazam Hutabarat, 2018)

PERAMALAN JUMLAH PENUMPANG BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN ISKANDAR MUDA DENGAN METODE HOLT'S EXPONENTIAL SMOOTHING DAN WINTER'S EXPONENTIAL SMOOTHING (Maulina Oktaviana, 2014)

PERBANDINGAN MODEL ARCH DAN GARCH DALAM ANALISIS CURAH HUJAN DAN JUMLAH HARI HUJAN DI KABUPATEN ACEH BARAT (Nur Shima, 2019)

MODEL TARIKAN PERGERAKAN KENDARAAN PADA PUSAT PERBELANJAAN DI KOTA BANDA ACEH (Alfi Salmannur, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy