PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWAKELAS VIII-4 SMP NEGERI 1 MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWAKELAS VIII-4 SMP NEGERI 1 MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG


Pengarang

rusni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006101140072

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata kunci: Example Non Example, Prestasi Belajar
Penelitianyangberjudul“Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Example Non Example Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII-4 SMP Negeri 1 ManyakPayedKabupaten Aceh Tamiang”. TujuanpenilitianiniadalahUntukmengetahuiPenerapanmodel pembelajarankooperatiftipe Example Non Example dapat meningkatkan prestasi belajar IPS pada siswakelas VIII4 SMP Negeri 1 ManyakPayed Aceh Tamiang dan Aktivitas guru dalamproses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajarankooperatiftipe Example Non Example padasiswakelas VIII4 SMP Negeri 1 ManyakPayed Aceh Tamiang,Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan pendekatan kualitatif, dengan objek penelitian guru dansiswa kelas VIII-4 SMP Negeri 1 ManyakPayed, pengumpulan data dilakukanmelaluiteknikdengantesdandokumen. Dari hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa: Hasil pembelajaran siswa pada pelajaran IPS SMP Negeri 1ManyakPayedmelalui model pembelajaran kooperatif tipe Example Non Examplesudah mencapai ketuntasan secara klasikal, Aktivitas guru dan siswa telah mencerminkan pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Example Non Example. Hal ini dapat dilihatdarisemakinmeningkatnyaketuntasanbelajarsiswa. Yaitu meningkat dari siklus I, siklus II dan siklus III, yaitu pada siklus I ada 18 siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal sebesar 58 %, pada siklus II ada 22 siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal sebesar 71%, dan pada siklus III ada 28 siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal sebesar 90%. Aktivitas kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Example Non Exampledalam setiap siklus mengalami peningkatan, yaitu dari kategori rendah menjadi kategori tinggi.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK