//

ANALISA PENGARUH PAPARAN GETARAN TEMPAT DUDUK PENGEMUDI BUS (CV. KURNIA GROUP) LINTAS BANDA ACEH - MEDAN TERHADAP KENYAMANAN KERJA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang T M Husaini - Personal Name

Abstrak/Catatan

Mengemudi merupakan salah satu jenis pekerjaan yang mempunyai resiko tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan kerja. Seperti para pengemudi bus lintas Banda Aceh -Medan yang setiap harinya bekerja di atas 8 jam dan berada dalam lingkungan yang menurut peneliti tidak nyaman untuk melakukan aktivitas kerja. Lingkungan kerja yang dimaksud yang menyebabkan munculnya getaran kursi pengemudi, pedal, dan kemudi. Hipotesa awal dari paparan getaran yang terjadi pada saat bus melaju dengan kecepatan 45-90 km/jam adalah antara 1,5 – 2,5 m/det2 pada saat simulasi dilakukan. Hal ini dapat terjadi karena bus-bus yang digunakan telah berusia selama 10 tahun. Untuk mengetahui apakah kondisi itu menyebabkan ketidaknyamanan kerja bagi para pengemudi bus, maka akan dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh paparan getaran pada kursi pengemudi bus, pedal, dan kemudi terhadap kenyamanan kerjanya. Jenis penelitian yang digunakan adalah pengambilan data secara objektif dan subjektif. Penelitian dilakukan di perusahaan Otobis CV. Kurnia Group, yang menggunakan para pengemudi bus sebagai sampel. Sampel yang diambil adalah sebanyak 5 orang. Kenyamanan kerja diukur dengan menggunakan lembar wawancara yang mengacu pada Standardized Nordic Questionnaire untuk menentukan risiko dari keluhan dari pengemudi tersebut. Paparan getaran diukur dengan menggunakan akselerometer, juga sejumlah data pendukung seperti umur, berat badan, dan tinggi badan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata paparan getaran, pada kursi pengemudi sebesar 0,46 m/det2 pada saat tidak bergerak dan 0,81 m/det2 pada saat bergerak. Kemudian pada pedal, paparan getaran terjadi sebesar 2,48 m/det2 pada saat bus tidak bergerak dan 3,22 m/det2 pada saat bergerak. Serta pada kemudi, paparan getaran terjadi sebesar 0,94 m/det2 pada saat bus tidak bergerak dan 0,70 m/det2 pada saat bus bergerak. Getaran yang besar pada pedal tidak mengakibatkan keluhan pada organ yang berhubungan langsung dengan pedal, akan tetapi getaran pada kursi yang menyebabkan keluhan pada bagian punggung bawah yaitu kursi. Karena waktu kerja yang lama dan posisi duduk yang sering pada kondisi yang tidak nyaman mengakibatkan keluhan pada punggung bawah. Kata Kunci: Ergonomi, Lingkungan Kerja, Vibrasi, Akselerometer, Percepatan, NAB (Nilai Ambang Batas) Getaran, Kenyamanan Kerja.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS GETARAN PADA MESIN POTONG RUMPUT JENIS GENDONG (BACKPACK) (Kurnia Rahmat H, 2019)

ANALISIS PENGARUH KEBISINGAN DAN GETARAN TERHADAP PEKERJA KUKUR KELAPA (STUDI KASUS PASAR PEUNAYONG BANDA ACEH) (Maghfirah Chairiny, 2018)

DESAIN DAN SIMULASI PEREDAM GETARAN PADA DUA HANDLE MESIN POTONG RUMPUT JENIS BACKPACK TYPE FR3000 (Zainuddin, 2016)

PERANCANGAN TEMPAT TIDUR BERBAHAN ROTAN KOMBINASI BAMBU DENGAN MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING (STUDI KASUS CV KARYA TRIENG) (Maulida, 2019)

DESAIN DAN SIMULASI PEREDAM GETARAN PADA HANDLE MESIN STAMPER RAMMER TIPE KUDA RM80R (Cahya Sukarto, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy