//

KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MUZAKKIR - Personal Name
SubjectINCOME
ECONOMIC DEVELOPMENT
LOCAL FINANCIAL
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA BANDA ACEH Oleh : Muzakkir NIM : 1109200010010 Pembimbing : 1. Prof. Dr. Abubakar Hamzah 2. Prof. Dr. Mohd. Nur Syechalad, MS ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui kemandirian keuangan daerah Kota Banda Aceh dan menguji pengaruh kemandirian keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan metode dan alat analisis Regresi Linier Berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah Kota Banda Aceh terhadap pertumbuhan ekonomi adalah sebesar 18,41 persen (atau berada pada derajat kemandirian 10,01 – 20,00 persen) sehingga posisi Kota Banda Aceh berada pada kategori kemandirian kurang. Dengan rendahnya kemandirian keuangan daerah kota Banda Aceh mengakibatkan masih besarnya tingkat ketergantungan daerah terhadap pemerintah pusat. Nilai Koefesien Determinasi (R-Square) sebesar 0.189900 menunjukkan bahwa derajat pengaruh rasio kemandirian keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 18,9 persen sementara selebihnya 81,1 persen dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Hasil estimasi menunjukkan koefisien regresi variabel rasio kemandirian keuangan daerah sebesar –1.82E-05 bertanda negatif dan signifikan artinya variabel rasio kemandirian keuangan daerah mempunyai koefisien sebesar 1.82E-05, hal ini bermakna bahwa setiap terjadi penurunan rasio kemandirian keuangan Kota Banda Aceh sebesar 1 persen maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,82 persen. Kepada Pemerintah Kota Banda Aceh diharapkan agar dapat mengali sumber-sumber ekonomi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga tidak hanya mengandalkan sumber dari bantuan transfer pemerintah pusat saja tetapi perlu juga meningkatkan tingkat efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan daerah di Kota Banda Aceh, dan dalam upaya mengelola dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hendaknya pemerintah juga tidak menetapkan kebijakan yang memberatkan dunia usaha dan perlu diberikan intensif untuk menarik atau memberikan rangsangan agar kegiatan ekonomi masyarakat cenderung stabil atau meningkat. Kata Kunci : Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Keuangan Daerah, Pertumbuhan Ekonomi.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, REALISASI PENDAPATAN ASLI DAERAH, REALISASI BELANJA MODAL, DAN PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH PADA KABUPATEN DAN KOTA DI ACEH (Nur Majriyati, 2018)

KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA BANDA ACEH (MUZAKKIR, 2015)

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH DAN PERTUMBUHAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN BELANJA DAERAH (STUDI PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH) (SHARA AMELIA PUTRI, 2018)

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM DAN DANA BAGI HASIL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH (Rahmah AR, 2016)

ANALISIS KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KOTA BANDA ACEH (Al Hamul Fadli, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy