//

OPTIMALISASI SEL ELEKTROLISIS LARUTAN NACL MENGGUNAKAN ELEKTRODA KARBON

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang PUJA CHANDRA IRAWAN - Personal Name

Abstrak/Catatan

Natrium klorida (NaCl) merupakan salah satu garam yang sering digunakan sebagai bahan baku elektrolisis klor alkali. Hasil utama dari elektrolisis larutan NaCl adalah Cl2(g), H2(g) dan NaOH(aq). Pada penelitian yang berjudul “Optimalisasi Sel Elektrolisis Larutan NaCl Menggunakan Elektroda Karbon” ini mengangkat permasalahan bagaimana sel elektrolisis NaCl yang bisa memberikan hasil optimal? hal ini berhubungan dengan variabel yang dioptimalkan yaitu jenis kabel penghantar, panjang kabel penghantar, jarak elektroda, konsentrasi, tegangan listrik dan waktu elektrolisis yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi terhadap variabel sel elektrolisis NaCl dalam skala praktikum laboratorium di sekolah. Sampel penelitian yang dielektrolisis adalah larutan NaCl dan elektroda yang digunakan bersifat inert berbahan karbon. Hasil elektrolisis yang menjadi parameter penilaian pada penelitian ini adalah nilai pH larutan dalam jangka waktu yang ditentukan. Variabel dengan nilai yang memberikan hasil perbandingan nilai pH lebih baik ditetapkan sebagai variabel dengan nilai yang optimal. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa larutan hasil elektrolisis bersifat basa seiring terbentuknya NaOH ditandai dengan nilai pH diatas 7. Munculnya gas dan bau menyengat serta perubahan warna menjadi kekuningan secara kualitatif menandakan terbentuknya Cl2(g). Berdasarkan pengukuran secara umum nilai pH yang didapat cenderung meningkat pada menit ke-10 hingga ke-20 dan selanjutnya mengalami penurunan yang menandakan adanya penurunan jumlah arus listrik dan terbentuknya produk samping berupa senyawa klorit, hipoklorat dan asam klorida. Berdasarkan hasil optimalisasi diketahui bahwa sel elektrolisis NaCl menggunakan elektroda karbon yang memberikan hasil optimal adalah jika menggunakan kabel berdiameter 2,5 mm, panjang kabel 45 cm, jarak elektroda 1,75 cm, konsentrasi NaCl 1 M, tegangan listrik 6 V dan lama waktu elektrolsis antara 10 hingga 20 menit. Nilai pH optimal berkisar antara 11,01 hingga 11,11. Untuk penelitian selanjutnya perlu dilakukan analisis terhadap gas yang dihasilkan.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PENAMBAHAN GARAM NACL PADA SEDIMENT MICROBIAL FUELL CELL (Muhammad Qasthari, 2019)

EKSTRAK DAGING BUAH JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA KARBON RENDAH DALAM LARUTAN NACL (MAIDI, 2021)

PEMBUATAN ELEKTRODA SELEKTIF ION CR3+ BERBASIS MEMBRAN POLIURETAN BERBAHAN AKTIF 1,10-FENANTROLIN (Ulul Albab, 2021)

PEMANFAATAN AMPAS KOPI PADA SINTESIS TIO /KARBON AKTIF DAN UJI AKTIFITAS FOTOKATALITIK PADA DEGRADASI INDIGO KARMIN (Irwan, 2016)

PEMANFAATAN AMPAS KOPI PADA SINTESIS TIO2/KARBON AKTIF DAN UJI AKTIFITAS FOTOKATALITIKNPADA DEGRADASI INDIGO KARMIN (Irwan, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy