//

PENERAPAN ASAS MEMPERSULITRNTERJADINYA PERCERAIAN DI RNMAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang CUT HUSNA FAUZIVA - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK CUT HUSNA FAUZIVA, PENERAPAN ASAS MEMPERSULIT 2015 TERJADINYA PERCERAIAN DI MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, (iv,77), pp,tabl,bibl ( ZULKIFLI ARIF,S.H ) Asas mempersulit terjadinya perceraian termaktup dalam penjelasan umum Undang-undangg Perkawinan angka 4 huruf (e) bahwa “karena tujuan perkawinan adalah membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera, maka Undang-undang ini menganut prinsip untuk mempersukar terjadinya perceraian”. Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh selaku lembaga yang berwenang dalam menangani kasus perceraian di Banda Aceh harus menerapkan asas ini secara maksimal untuk mencegah dan mengurangi angka peceraian. Dalam prakteknya angka perceraian di Kota Banda Aceh belum dapat dikurangi. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan asas mempersulit terjadinya perceraian pada Mahkamah Syar’iyah Banda,untuk menjelaskan efektivitas asas mempersulit terjadinya perceraian pada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, dan mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaan asas mempersulit terjadinya perceraian pada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. Untuk memperoleh data dilakukan penelitian kepustakaan yang bertujuan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari buku teks, peraturan perundang-undanagan dan bahan bacaan yang berhubungan dengan objek penelitian dan penelitian lapangan yang bertujuan untuk memperoleh data primer dengan mewawancarai responden dan informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh belum maksimal dalam menerapkan asas mempersulit terjadinya perceraian dengan hanya menerapkan hukum acara yang baku, melakukan upaya perdamaian pada setiap kali sidang dan upaya perdamaian di luar sidang pengadilan. Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh belum cukup efektif dalam menerapkan asas mempersulit terjadinya perceraian hal ini dilihat dari kecilnya dan adanya penurunan jumlah perkara perceraian yang dicabut dan berhasil didamaikan setiap tahunnya. Kemauan keras dari para pihak untuk tetap berceraian dan ketidak hadiran salah satu pihak kepersidangan merupakan faktor penghambat yang mempersulit hakim dalam mengupayakan perdamaian dan mencegah perceraian. Disarankan kepada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh agar memberikan pelatihan khusus kepada hakim-hakim mediator. Kepada Hakim agar lebih maksimal dalam mengupayakan perdamaian dalam rangka menerapkan asas mempersulit terjadinya perceraian, dan berupaya menurunkan angka perceraian hingga ketitik terendah. Kepada para pihak agar lebih bersabar dan bijaksana dalam menghadapi persoalan yang timbul dalam rumah tangga.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KAJIAN YURIDIS PENYEBAB TERJADINYA PERCERAIAN (STUDI KASUS DI MAHKAMAH SYAR’IYAH TAKENGON) (Fajria Ningsih, 2020)

PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PERCERAIAN DI ACEH (AFZAL, 2020)

PENGGABUNGAN GUGATAN PERCERAIAN DENGAN HARTA BERSAMA DALAM KAITANNYA DENGAN ASAS PERADILAN SEDERHANA CEPAT DAN BIAYA RINGANRN(SUATU PENELITIAN DI MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH (Revi Andani, 2015)

PENINGKATAN ANGKA PERCERAIAN DI KABUPATEN PIDIE RN(SUATU PENELITIAN DI MAHKAMAH SYAR’IYAH SIGLI) (hendri pratama, 2015)

TINJAUAN HUKUM TERHADAP CERAI GUGAT (STUDI KASUS DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IAH KOTA BANDA ACEH) (CUT THARI DITYA, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy