//

MOTIVASI PERAWAT PELAKSANA TENTANG TEKNIK KOMUNIKASI SBAR DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN RNBANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rina Fajri - Personal Name
SubjectMOTIVATION
NURSING
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Kedokteran
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NASIONAL UNIVERSITAS SYIAH KUALA FAKULTAS KEPERAWATAN SKRIPSI 25 Juni 2015 xv halaman+ VI BAB + 67 halaman + 6 tabel + 1 skema + 1 gambar + 14 lampiran RINA FAJRI 1107101020007 MOTIVASI PERAWAT PELAKSANA TENTANG TEKNIK KOMUNIKASI SBAR DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH ABSTRAK Komunikasi handover menjadi perhatian penting dalam upaya pelaksanaan patient safety (keselamatan pasien) serta standar akreditasi rumah sakit. WHO merekomendasikan teknik komunikasi efektif antar perawat di rumah sakit mengacu pada Situation, Background, Assesment, Recommendation (SBAR). Dalam pelaksanaan komunikasi SBAR saat handover membutuhkan motivasi perawat baik motivasi intrinsik maupun motivasi ekstrinsik sehingga pelaksanaan asuhan keperawatan yang berkelanjutan memiliki mutu yang tinggi serta meningkatkan keamanan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran motivasi perawat pelaksana tentang teknik komunikasi SBAR di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 141 perawat pelaksana. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 65 perawat pelaksana. Alat ukur dan metode pengumpulan data berbentuk kuesioner. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa motivasi perawat pelaksana tentang teknik komunikasi SBAR di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin secara umum berada pada kategori tinggi yaitu 41 orang (63,1%) dimana motivasi intrinsik berada pada kategori tinggi yaitu 52 orang (80,0%), dan motivasi ekstrinsik juga berada pada kategori tinggi yaitu 52 orang (80,0%). Dari hasil penelitian diharapkan teknik komunikasi SBAR oleh perawat pelaksana dapat terintegrasikan dengan semua tim disiplin ilmu dalam satu format sehingga dapat meningkatkan keselamatan pasien. Kata kunci : Motivasi, Perawat, Komunikasi SBAR Daftar Bacaan: 23 Buku (1989-2013) + 7 Jurnal (2007-2013)+ 2 Skripsi (2008-2012) + 2 Tesis (2013-2014) + 12 Website (2006-2015) MINISTRY OF EDUCATION AND CULTURE SYIAH KUALA UNIVERSITY FACULTY OF NURSING MINI THESIS June 25, 2015 xv halaman + VI chapters + 67 pages + 6 tables + 1 schema + 1 picture + 14 appendixes RINA FAJRI 1107101020007 THE MOTIVATION OF NURSES IN APPLYING COMMUNICATION TECHNIQUE OF SBAR AT WARD OF dr. ZAINOEL ABIDIN HOSPITAL BANDA ACEH ABSTRACT Communication during handover process is considered very important to facilitate the achievement of patient safety as well as the fulfillment of accreditation standard of a hospital. WHO recommend an effective technique of communication between nurses at hospital which are pointed to aspects of Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR). In applying SBAR communication during handover, motivation of nurses, both intrinsic and extrinsic motivation, are required to confirm the continual treatment of patients is in high quality and improve the patient safety. The purpose of this study was to identify the motivation of nurses in applying communication technique of SBAR at ward of dr. Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh. The design of this study was explorative descriptive with cross sectional study approach. The population in this research was 141 nurses. Sampling technique that was used was simple random sampling with the total sample of 65 nurses. Questionnaire was used as instrument for data collection. It can be concluded from the result that the motivation of nurses in applying communication technique of SBAR at ward of dr. Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh was generally in high category that were 41 people (63,1%). It included high category of intrinsic motivation with 52 people (80,0%) and high category of extrinsic motivation with 52 people (80,0%). Based on that result, it is expected that communication technique of SBAR by nurses can be integrated with all team disciplines in one format so they can improve the patient safety. Key words : Motivation, Nurses, SBAR communication technique Reading list : 23 books (1989-2013) + 7 journals (2007-2013)+ 2 scripts (2008-2012) + 2 theses (2013-2014) + 12 Websites (2006-2015)

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI PERAWAT DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Ulfa Maulida, 2018)

HUBUNGAN REWARD DAN PUNISHMENT DENGAN MOTIVASI MENGIKUTI HANDOVER PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (RIKA NOVALIA, 2017)

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU NURSING SAFETY PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (deviana, 2016)

STUDI KOMPARATIF PEMENUHAN SPIRITUAL PASIEN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM PRIA DAN WANITA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (RIZATUL HUSNA, 2015)

PERILAKU PERAWAT PELAKSANA TENTANG DISCHARGE PLANNING DI RUANG RAWAT INAP KELAS III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Khalidawati, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy