//

PERSEPSI MASYARAKAT KOTA JANTHO DANRNKECAMATAN KUTA MALAKA TERHADAP PEMINDAHANRNIBUKOTA KABUPATEN ACEH BESAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Mursal Fikriandi - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK MURSAL FIKRIANDI , PERSEPSI MASYARAKAT KECAMATAN 2015 JANTHO DAN KECAMATAN KUTA MALAKA TERHADAP PEMINDAHAN IBUKOTA KABUPATEN ACEH BESAR Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (ix, 55), pp., bibl., app. (Prof. Dr. Adwani, SH. M.Hum dan Radhi Darmansyah, M. Sc) Persepsi masyarakat terhadap kebijakan Pemerintah Aceh Besar tahun 2013 yang ingin memindahkan Ibukota Kabupaten Aceh Besar dari Kota Jantho ke Kuta Malaka menuai pro dan kontra. Di era demokrasi ini wajar bila suatu kebijakan yang dibuat oleh pemerintah mendapat tanggapan yang berbeda-beda dari masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat Kecamatan Jantho terhadap rencana pemindahan Ibukota Kabupaten Aceh Besar dan persepsi masyarakat Kecamatan Kuta Malaka terhadap rencana pemindahan Ibukota Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Studi lapangan untuk memperoleh data primer yang dilakukan dengan cara wawancara. Sedangkan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder berdasarkan buku-buku dan bacaan terkait. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa persepsi masyarakat Kecamatan Jantho menolak atau tidak setuju terhadap rencana pemindahan Ibukota Kabupaten Aceh Besar dari Kota Jantho ke Kuta Malaka karena masyarakat takut Kota Jantho menjadi kota mati. Persepsi masyarakat Kuta Malaka setuju terhadap rencana pemindahan Ibukota Kabupaten Aceh Besar dari Kota Jantho ke Kuta Malaka dikarenakan letak Kota Jantho sebagai Ibukota Kabupaten Aceh Besar tidak strategis dan masyarakat Kuta Malaka berharap dengan pemindahan ini dapat meningkatkan perekonomian. Disarankan kepada Pemerintah Aceh Besar yang berencana memindahkan Ibukota Kabupaten Aceh Besar dari Kota Jantho ke Kuta Malaka ini betul-betul transparansi sehingga seluruh masyarakat Aceh Besar akan menerima pemindahan Ibukota Kabupaten Aceh Besar. Semoga bila rencana ini terlaksana maka pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik. Kata Kunci : persepsi, pemindahan Ibukota Kabupaten, Aceh Besar. ix ABSTRACT MURSAL FIKRIANDI , PUBLIC PERCEPTION SUB 2015 JANTHO and KECAMATAN KUTA MALACCA AGAINST REMOVAL CAPITAL OF ACEH BESAR REGENCY Faculty of social and political sciences University Syiah Kuala (ix, 55), pp., bibl.,app. (Prof. Dr. Adwani, SH.,M. Hum and Radhi Darmansyah, M. Sc) The public perception of the Government's policy on Aceh Besar 2013 who wants to move the capital of the Aceh Besar Regency of Jantho to Kuta Malaka reap the pros and cons. In an era of democracy this is natural when a policy made by the Government is different from the response of the community. The purpose of this research is to explain the factors that led to the plan to move the capital of Aceh Besar Regency, Jantho District Community and worldview and Kuta Malaka to the Capital relocation plan in Aceh Besar District. The methods used in this research is qualitative, descriptive methods. Data collection techniques are used i.e. field research and research librarianship. Field studies to obtain primary data is done by means of an interview. While the research libraries to acquire secondary data based on books and related reading. The results of this research mejelaskan that the plan to move the capital of Aceh Besar Regency of Jantho to kuta Malaka due to several factors: first, the position of Jantho is not strategic. Second, not to its optimal public transport to the town of Jantho. Third, the lack of existing infrastructure and facilities in the town of Jantho. Fourthly, civil servants who do not live in the town of Jantho. The Government of Aceh Besar to efficiency in the conduct of the Affairs of Government in order to improve services to the community. View of society was reaping the pros and cons. Most of the community sub-district of the relocation plan declined Jantho, whereas the community of Kuta Malaka agrees to a plan to move the capital of Aceh Besar District. It is recommended to the Government of Aceh Besar who plan to move the capital of Aceh Besar Regency of Jantho to Kuta Malaka is downright transparency so that the entire society will accept the transfer of the Aceh capital of Aceh Besar District. Hopefully if this plan were carried out then the service to the community for the better. Keywords: perception, the transfer of the capital District, Aceh Besar. Banda Aceh, 10 Juli 2015 Yang Menyatakan Mursal Fikriandi

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

LUMUT TERESTERIAL DI KAWASAN WISATA AIR TERJUN KUTA MALAKA KABUPATEN ACEH BESAR (Erin Juwita, 2017)

DAMPAK KEBERADAAN OBJEK WISATA WAHANA IMPIAN MALAKA 69 BAGI PEREKONOMIAN MASYARAKAT KECAMATAN KUTA MALAKA KABUPATEN ACEH BESAR (ARINAL MIRDHA, 2017)

SISTEM PEMASARAN RAMBUTAN DI KECAMATAN KUTA MALAKA KABUPATEN ACEH BESAR (A Annazari Kurniawan, 2020)

STIGMA MASYARAKAT TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI KECAMATAN KUTA MALAKA KABUPATEN ACEH BESAR (Desi Putriyani, 2016)

ANALISIS PESAN MORAL DALAM CERITA RAKYAT DI KECAMATAN KUTA MALAKA (Cut Eva Syamsoeddin Putri, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy