//

STRATEGI POLITICAL MARKETING PARTAI NASDEM DAN PARTAI RNPERSATUAN PEMBANGUNAN MENUJU PEMILIHAN UMUM 2014RN(STUDI TERHADAP STRATEGI PEMENANGAN DPW PARTAI NASDEM ACEH DANRNDPW PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN ACEH)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang M. AKMAL FARRAZ - Personal Name

Abstrak/Catatan

i ABSTRAK M. AKMAL FARRAZ STRATEGI POLITICAL MARKETING PARTAI NASDEM DAN PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN MENUJU PEMILIHAN UMUM 2014 (Studi Terhadap Strategi Pemenangan DPW Partai NasDem Aceh dan DPW Partai Persatuan Pembangunan Aceh) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (xii,100), pp, tabl, bibl, app (DR. Taqwaddin, SH, SE,. M.Si dan DR. Hamdani M. Syam, S.Ag., MA) Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi political marketing dan juga faktor pendukung dan kendala yang dihadapi oleh kedua partai politik ini dalam memasarkan produk politik untuk memenangkan pemilu legislatif 2014. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori Less Marshment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data yang didapatkan melalui wawancara langsung, observasi lapangan dan dokumentasi partai politik. Dalam menguji keabsahan data digunakan triangulasi sumber untuk membandingkan dan mengecek informasi antar informan. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa dalam memasaran produk politik, DPW Partai NasDem Aceh lebih menggunakan Pull Marketing dan DPW PPP Aceh menggunakan Pass Marketing dalam mengahadapi pemilu 2014. Faktor pendukung di DPW Partai NasDem Aceh adalah calon legislatif yang berkompeten, dukungan keuangan, sumber daya manusia di pengurus, dan sikap pengorbanan dari para kader. Sedangkan faktor kendala DPW Partai NasDem Aceh ialah minimnya ketokohan di tingkat pengurus, belum solid di tingkat elit pengurus, sistem kaderiasi yang belum berjalan dan organisasi sayap partai yang belum maksimal bekerja. Sedangkan faktor pendukung DPW PPP Aceh adalah suasana yang lebih kondusif dari pemilu 2009 dan meningkatnya persentase caleg berusia muda dan kaum perempuan. Faktor kendalanya ialah regenerasi pengurus dan kader yang lambat, sumber daya manusia yang minim, keuangan yang terbatas dan basis massa yang sama dengan Partai Aceh. Melihat kondisi kedepan, DPW Partai NasDem Aceh harus mengintensifkan program-program dialogis untuk memberikan pendidikan politik dan pemahaman masyarakat terhadap hal yang diperjuangkan. Sedangkan DPW PPP Aceh perlu memperbaharui cara berkampanye dengan memanfaatkan media sosial dan peningkatan sumber daya manusia di kalangan pengurus. 2015 Kata Kunci: Political Marketing, Partai Politik, Pemilu

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

STRATEGI PEMENANGAN PARTAI NASIONAL DEMOKRAT PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DIKOTA BANDA ACEH (JUVINDA, 2015)

ANALISIS KEGAGALAN MARKETING POLITIK PARTAI NASDEM PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2019 DI ACEH (ARIZAL SAPUTRA, 2021)

PARTISIPASI MAHASISWA DALAM PEMENANGAN PARTAI NASDEM KOTA BANDA ACEH PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATF 2014 (ZIKKIR RACHMAN, 2016)

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI POLITIK PENDUKUNG HM JAMIN IDHAM-CHALIDIN OESMAN DALAM PEMENANGAN PEMILUKADA DI NAGAN RAYA (INTAN ZIHNIA SYATIRA, 2019)

POLA REKRUTMEN CALON LEGISLATIF DAPIL 1 PROVINSI ACEH YANG DILAKUKAN OLEH PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS) DAN PARTAI NASIONAL DEMOKRAT (NASDEM) (Yusrijal Abdar, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy