ANALISIS STRATEGI MITIGASI RISIKO SUPPLY CHAIN DI PT. LAFARGE CEMENT INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS STRATEGI MITIGASI RISIKO SUPPLY CHAIN DI PT. LAFARGE CEMENT INDONESIA


Pengarang

Raihan Dara Lufika - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104106010032

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Supply Chain Risk Management merupakan kolaborasi industri dengan mitra dalam konsep supply chain untuk menerapkan proses manajemen risiko dalam menangani munculnya risiko dan ketidakpastian yang disebabkan oleh aktivitas logistik atau sumber daya lainnya dalam supply chain. Setiap industri pasti memiliki risiko, begitu pula dengan PT. Lafarge Cement Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan merancang aktivitas mitigasi. Tahap awal, dilakukan identifikasi kejadian risiko dengan wawancara dan brainstorming dengan menggunakan rating scale dalam penentuan tingkat kemungkinan dan konsekuensi berdasarkan tiga elemen SCOR sehingga didapat 40 kejadian risiko yang meliputi 13 kejadian risiko pada bagian source, 19 kejadian risiko pada bagian make, dan 8 kejadian risiko pada bagian deliver. Selain itu, juga diidentifikasi 14 agen risiko yang terjadi dalam penelitian ini. Pada tahap berikutnya dilakukan perhitungan Risk Priority Index (RPI) untuk menentukan ranking kejadian risiko dengan melaksanakan pemetaan dalam Risk Map. Berdasarkan Risk Map, kejadian risiko yang terpilih sebanyak 11 kejadian risiko yang diidentifikasi pada area orange. Tahap selanjutnya dilakukan perhitungan nilai korelasi antara kejadian risiko dan agen risiko dengan menggunakan metode House Of Risk. Berdasarkan perhitungan yang digambarkan dalam diagram Pareto, terpilih dua agen risiko yaitu, kerusakan komponen mesin dan kesalahan prosedur operasional. Kemudian kedua agen risiko ini dijabarkan korelasinya dengan kejadian risiko. Setiap kejadian risiko yang terpilih dalam penelitian ini, kami melakukan perencanaan strategi mitigasi dengan menggunakan Strategy Stock, Flexible Transportation, Postponment, Flexible Supply Base, dan Corrective Maintenance Planning.

Kata kunci : Supply Chain Risk Management, Risiko, Risk Priority Index (RPI), Strategi Mitigasi Risiko

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK