//

PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP INFORMASI BUKA 24 JAM (SUATU PENELITIAN DI SPBU KOTA BANDA ACEH)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang T. Zikril Fallach - Personal Name
SubjectCONSUMER PROTECTION- LAW
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Hukum
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

Pasal 4 huruf c Undang-undang Perlindungan Konsumen menetapkan bahwa setiap konsumen berhak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa. Dan juga didalam Pasal 7 huruf a UUPK menetapkan bahwa pelaku usaha wajib untuk beriktikad baik dalam melakukan kegiatan usahanya, termasuk dalam memberikan informasi kepada konsumen seperti informasi buka 24 jam. Di kota Banda Aceh terdapat 10 SPBU Pertamina yang beroperasi setiap harinya, dan terdapat 6 SPBU yang menerangkan buka 24 jam, namun dalam kenyataannya SPBU tersebut tidak beroperasi sesuai dengan informasi yang tertera, sehingga kekeliruan informasi tersebut merugikan konsumen. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan penyebab SPBU tidak beroperasi sesuai informasi yang diberikan kepada konsumen, untuk menjelaskan tanggung jawab dari pihak SPBU terhadap ketidakbenaran informasi buka 24 jam berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dan untuk menjelaskan implikasi hukum yang timbul akibat ketidakbenaran informasi yang diberikan kepada konsumen. Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan mempelajari serta menganalisa peraturan perundang-undangan, buku teks, surat kabar, tulisan ilmiah, dan literatur-literatur yang diunduh dari internet yang ada relevansinya dengan masalah yang dibahas dalam penulisan ini. Penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai responden dan informan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penyebab SPBU tidak beroperasi sesuai dengan informasi yang tertera di pamflet SPBU karena adanya hambatan-hambatan eksternal seperti faktor keamanan, faktor wilayah, faktor manusia, dan faktor budaya. Secara hukum pihak SPBU bertanggung jawab terhadap ketidakbenaran informasi yang disampaikan kepada konsumen. Tanggung jawabnya berupa mendengarkan keluhan-keluhan dari pihak konsumen yang merasa dirugikan atas informasi mengenai buka 24 jam. Dengan adanya keluhan dari pihak konsumen, pihak SPBU akan memperbaiki informasi yang tertera pada pamflet mengenai buka 24 jam. Implikasi hukum yang timbul adalah pihak SPBU telah melanggar hak-hak konsumen, dan pihak SPBU dapat dikenakan sanksi berupa teguran karena telah memberikan informasi yang keliru. Disarankan kepada pihak SPBU agar memperbaharui informasi yang tertera di pamflet informasi agar tidak menyesatkan konsumen. Dan kepada pemilik SPBU yang berada di Kota Banda Aceh untuk tidak menggunakan pamflet buka 24 jam, karena hanya SPBU yang ada di jalan nasional yang beroperasi selama 24 jam. Dan juga kepada konsumen yang merasa dirugikan dengan informasi tersebut agar melapor ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen agar pelaku usaha dapat dikenakan sanksi-sanksi, baik administratif maupun sanksi denda.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA TERHADAP PEMENUHAN HAK KONSUMEN DI STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM DI KOTA BANDA ACEH (Dita Sabila, 2015)

PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PEMBULATAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) PADA SPBU DI KECAMATAN SYIAH KUALA (MUHAMMAD SATRIA, 2020)

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN YANG DIMEDIASI OLEH KEPERCAYAAN PADA SPBU NO.14.231.450 LAMNYONG BANDA ACEH (AZKAR FONNA, 2020)

PERLINDUNGAN YANG DIBERIKAN OLEH CONSUMERS INTERNATIONAL TERHADAP KONSUMEN DALAM PELAYANAN JASA PENERBANGAN (STUDI KASUS TENTANG PENGUSIRAN SECARA PAKSA YANG DILAKUKAN OLEH MASKAPAI UNITED AIRLINE TERHADAP DOKTER DAVID DAO) (UMMUL FATIMAH, 2019)

ANALISIS LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP MINUMAN KOPI ROBUSTA DI KOTA BANDA ACEH (Cut Vania Utami, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy