//

PENGARUH PENAMBAHAN ABU POZZOLANIK TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA RINGAN MUTU TINGGI

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nailil Muna - Personal Name
SubjectCONCRETE- STRUCTURAL ENGINEERING
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Teknik Sipil
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

Pada beton normal berbagai penelitian sudah dilakukan untuk mengurangi penggunaan semen, akan tetapi informasi sejenis terhadap hasil penelitian pada beton busa terbatas. Pada penelitian ini, bahan pengganti yang dipilih untuk mengurangi jumlah pemakaian semen adalah abu pozzolan alam, abu terbang dan abu sekam padi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pozzolan alam, abu terbang dan abu sekam padi terhadap kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat tarik lentur beton. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah kubus ukuran 10 cm x 10 cm x 10 cm dengan jumlah benda uji 84 buah, silinder ukuran diameter 15 cm, tinggi 30 cm sebanyak 36 buah dan benda uji balok ukuran 40 cm x 10 cm x 10 cm sejumlah 36 buah. Selain Specific Grafity (SG) yaitu 1,6 dan 1,8, variabel lain yang diteliti adalah faktor air semen (FAS) yaitu 0,25; 0,30 dan 0,35, Faktor umur yaitu 28, 54,84,112, dan 140 hari serta bahan pengganti semen berupa abu pozzolan, abu terbang dan abu sekam padi sebanyak 10% dari berat semen. Hasil penelitian dengan variasi penambahan abu pozzolanik menunjukkan bahwa, beton busa dengan penambahan abu terbang (SFA) mempunyai kuat tekan terbesar dan beton busa dengan penambahan abu pozzolan alami (SP) merupakan beton dengan kuat tekan terkecil. Beton SP pada umur 28, 54 dan 84 hari menunjukkan kuat tekan yang lebih rendah dibandingkan beton busa normal (SN) pada umur yang sama, akan tetapi pada umur beton mencapai 112 dan 140 hari menunjukkan peningkatan kuat tekan yang lebih besar dibandingkan dengan kuat tekan SN. Beton SN, SP, SFA dan beton busa dengan penambahan abu sekam padi (SAS) pada FAS 0,30 menunjukkan nilai kuat tekan yang lebih tinggi daripada kuat tekan beton SN, SP, SFA dan SAS pada FAS 0,35. Semakin kecil FAS beton maka semakin banyak jumlah semen yang dibutuhkan sehingga semakin besar kuat tekan yang dihasilkan.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PENAMBAHAN ABU BAKAR CANGKANG SAWIT TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN ABSORPSI BETON BUSA(FOAMED CONCRETE) (Nafis Ariefka Rachmatillah, 2015)

PENGARUH PENGGUNAAN ABU CANGKANG SAWIT SEBAGAI BAHAN PENGISI TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN ABSORPSI BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (Fakhrizal, 2015)

PENGARUH PENAMBAHAN ABU CANGKANG SAWIT SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEMEN TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (Mutia Intan Sari, 2014)

PENGARUH PENAMBAHAN ABU TERBANG (FLY ASH) SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEMEN TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (Rahmatul Hayati, 2014)

PENGARUH PENAMBAHAN POZZOLAN TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN ABSORPSI BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (ADELINA ISWANTI, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy