//

ALAT MUSIK TRADISIONAL SULING GAYO DI DESA TOWEREN KECAMATAN LUT TAWAR KABUPATEN ACEH TENGAH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Misdalina - Personal Name
SubjectMUSICAL INSTRUMENTS
FLUTES
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata kunci: Bentuk, alat musik, Suling Gayo. Penelitian berjudul “Alat Musik Tradisional Suling Gayo di Desa Toweren Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah”. Mengangkat masalah bentuk alat musik Suling Gayo, teknik permainan alat musik Suling Gayo dan proses pembuatan Suling Gayo. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan bentuk alat musik tradisional Suling Gayo, Mendeskripsikan teknik permainan alat musik Suling Gayo, Mendeskripsikan proses pembuatan Suling Gayo. Manfaat peneliti menggunakan manfaat teoritis dan manfaat praktis, Defenisi istilah yang di bahas yaitu mengenai pengertian dari musik, Suling Gayo, Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. bentuk, dan teknik. subjek dalam penelitian ini adalah Pemain suling gayo di Desa Toweren Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Suling Gayo. Penelitian ini dilakukan di desa Toweren kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah. Peneliti memilih lokasi penelitian di Desa Toweren yaitu ceh Yusuf, Syarifudin, Agussalim, Yusrijal, Wandi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan conclusion drawing/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa suling gayo merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup yaitu melalui teknik peniupan samping, dan memiliki bagian seperti kepala, batang dan congo dan ikat suling. Teknik bermain suling yaitu menentukan posisi bibir saat meniup lubang tiup. Ada tiga posisi meniup suling yang baik yaitu posisi meniup maju depan, posisi meniup normal (tengah), dan posisi bibir berada ditepi. Yang membedakan teknik peniupan serta penjariannya ialah tergantung dari besar, sedang dan kecil bentuk suling, nada suling ini tidak pasti hanya menggunakan rasa dan feeling sehingga mendapatkan nada yang diinginkan. Proses pembuatan Suling Gayo merupakan suatu proses yang membutuhkan ketekunan, ketelitian dan kesabaran yang tinggi. Proses pembuatan alat musik Suling Gayo dilakukan dengan memilih bahan suling yaitu bambu yang sudah tua karena kadar air yang dimiliki bambu tua ini lebih sedikit dibandingkan bambu yang muda, kemudian direndam selama satu minggu dan dijemur selama satu hari dengan tujuan supaya bambu lebih kuat dan tahan lama. Selanjutnya dibuat lubang sesuai dengan besar kecil bambu yang akan dibuat menjadi suling. Adapun alat-alat yang digunakan adalah Penggaris, gabus/sandal jepit, kertas amplas, api, besi, pisau dan spidol. Proses pembuatan alat musik Suling Gayo terbilang sederhana karena hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu. Hasil pembuatan alat musik Suling Gayo ini bermanfaat sebagai penambah harmonisasi dalam bermain musik gayo.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PROSES PEMBUATAN ALAT MUSIK PERAJAH (Amris Albayan, 2014)

INSTRUMEN JANGKA SEBAGAI WUJUD KREASI MUSIKAL AR. MOESE SEBAGAI SENIMAN LEGENDARIS TANOH GAYO (TEGUH MULYANA, 2018)

PERKEMBANGAN MUSIK IRINGAN TARI GUEL DI KABUPATEN ACEH TENGAH (RENY FHARINA, 2019)

FUNGSI DAN BENTUK PENYAJIAN ALAT MUSIK CANANG DALAM PROSESI ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT GAYO DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Nurul Fitriah, 2018)

PENGGUNAAN MEDIA AJAR PADA GURU SENI BUDAYA DALAM BIDANG SENI MUSIK DI SMA NEGERI SE KOTA ACEH TENGAH (TRIA AYU DINI, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy