PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA RNYANG MENGGUNAKAN MODEL MAKE-A MATCH DAN INDEX CARD MATCH DI SMA INSHAFUDDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA RNYANG MENGGUNAKAN MODEL MAKE-A MATCH DAN INDEX CARD MATCH DI SMA INSHAFUDDIN BANDA ACEH


Pengarang

SYARIFAH MAWADDAH MISWAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0906101120004

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci : Perbandingan, hasil belajar, Make-A Match, Index Card Match.
Model pembelajaran Make-A Match dan Index Card Match adalah model
pembelajaran kooperatif yang menggunakan kartu sebagai media dalam
menyampaikan materi ajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah
hasil belajar geografi yang menggunakan model pembelajaran Make-A Match lebih
baik dibandingkan hasil belajar yang menggunakan model Index Card Match dalam
materi sebaran barang tambang di Indonesia pada siswa kelas XI SMA Inshafuddin
Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah hasil belajar geografi
siswa yang menggunakan model pembelajaran Make-A Match lebih baik
dibandingkan hasil belajar yang menggunakan model Index Card Match kelas XI
SMA Inshafuddin Banda Aceh. Hipotesis dalam penelitian ini adalah hasil belajar
geografi yang menggunakan model pembelajaran Make-A Match lebih baik
dibandingkan hasil belajar yang diajarkan dengan model Index Card Match pada
siswa kelas XI SMA Inshafuddin Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah
siswa kelas XI IS, terdiri atas 2 kelas dan berjumlah 58 siswa. Sampel dalam
penelitian ini adalah siswa kelas XI IS 1 (kelas eksperimen I) dan siswa kelas XI IS 2
(kelas eksperimen II). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test kepada siswa. Hipotesis diuji menggunakan rumus Uji-t.
Berdasarkan hasil pengolahan diperoleh thitung
= 3,42, dan ttabel = 1,68, pada taraf
signifikan 0,05 dengan dk = n
1
+ n2
– 2 = 29 + 29 – 2 = 56. Jadi, t
hitung > ttabel,
maka
H0 ditolak dan H
a
diterima
.
Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar geografi siswa
yang diajarkan dengan model pembelajaran Make-A Match lebih baik dibandingkan
hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Index Card Match.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK