PERBANDINGAN KINERJA BERAHI SAPI ACEH PADA KONDISI SUHU LINGKUNGAN YANG BERBEDA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PERBANDINGAN KINERJA BERAHI SAPI ACEH PADA KONDISI SUHU LINGKUNGAN YANG BERBEDA


Pengarang

Mhd. Taufiq Lubis - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1102101010027

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan kinerja berahi sapi aceh pada kondisi suhu lingkungan yang berbeda. Dalam penelitian ini digunakan 20 ekor sapi betina dengan status tidak bunting, minimal 2 bulan pasca partus, sudah pernah beranak, dan sehat secara klinis. Penelitian dimulai pada bulan Mei-Desember 2014. Penelitian dibagi atas 2 kelompok perlakuan yakni K1 (eksperimen yang dilakukan pada bulan Mei-Juni) dan K2 (eksperimen yang dilakukan pada bulan November-Desember). Seluruh sapi pada kedua kelompok perlakuan disinkronisasi berahi dua kali menggunakan PGF2? sebanyak 5 mg/ml secara intramuskular dengan interval 11 hari. Pengamatan berahi setelah sinkronisasi terakhir dilakukan 3 kali sehari secara visual yakni pada jam 08.00, 12.00 dan 16.00 WIB. Pengamatan kinerja berahi meliputi intensitas, onset, dan durasi berahi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas; onset; dan durasi berahi pada K1 vs K2 masing-masing adalah 4,4±1,07 vs 4,3±1,16; 30,8±19,78 vs 31,6±23,05 jam, dan 32,0±31,49 vs 28,0±23,01 jam. Disimpulkan bahwa perbedaan suhu lingkungan tidak memengaruhi intensitas, onset, dan durasi berahi sapi aceh (P>0,05).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK