DAYA HAMBAT RIZOBAKTERI TERHADAP PERTUMBUHAN KOLONI PATOGEN TERBAWA BENIH CABAI MERAH SECARA IN VITRO DAN PENGARUHNYA TERHADAP VIABILITAS BENIH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DAYA HAMBAT RIZOBAKTERI TERHADAP PERTUMBUHAN KOLONI PATOGEN TERBAWA BENIH CABAI MERAH SECARA IN VITRO DAN PENGARUHNYA TERHADAP VIABILITAS BENIH


Pengarang

safriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0905101060016

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis rizobakteri kandidat agens biokontrol terhadap pertumbuhan koloni patogen terbawa benih cabai merah secara in vitro serta pengaruh rizobakteri terhadap perkecambahan dua varietas benih cabai. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian dilaksanakan 2 tahap. (I) Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yaitu 16 jenis rizobakteri (A. suis, Actinobacter sp, Azotobacter sp, Azotobacter sp, Necercia sp, P. capacia, B. megaterium, P. dimuta, B. bodius, B. laterophorus, B. larvae, B. alvae, Flavobacterium sp, B. coagulans, B. firmus, B. polymixa, B. lichiniformis, B. stearothermophilius) di uji terhadap patogen (P. capsici, C. capsici, F. oxysporum, Phytium, R. solani, dan S. rolfsii) dengan mengukur jarak antara tepi koloni patogen dan rizobakteri. (II) Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor yang diteliti varietas tanaman cabai (PM 999, Arena) dan jenis isolat rizobakteri (A. suis, Azotobacter sp, P. capacia, B. stearothermophilius, B. bodius). Tolok ukur yang diamati potensi tumbuh maksimum (PTM), daya berkecambah (DB), indeks vigor (IV), kecepatan tumbuh relatif (KCT-R), keserempakan tumbuh (KST), dan T50 (hari). Hasil pengujian (I) terdapat agens biokontrol yang efektif menghambat 6 jenis patogen yaitu isolat B. bodius. Hasil pengujian (II) perlakuan benih dengan rizobakteri mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih di bandingkan dengan tanpa perlakuan.
Kata Kunci : Rizobakteri, Patogen Terbawa Benih, Varietas, Potensi Tumbuh Maksimum, Daya Berkecambah, Indeks Vigor, Kecepatan Tumbuh Relatif, Keserempakan Tumbuh

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK