DETEKSI VIRUS AVIAN INFLUENZA H5N1 PADA AYAM PETELUR (LAYER) DI KABUPATEN ACEH BESAR DENGAN METODE RT-PCR (REVERSE TRANSCRIPTASE-POLYMERASE CHAIN REACTION) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DETEKSI VIRUS AVIAN INFLUENZA H5N1 PADA AYAM PETELUR (LAYER) DI KABUPATEN ACEH BESAR DENGAN METODE RT-PCR (REVERSE TRANSCRIPTASE-POLYMERASE CHAIN REACTION)


Pengarang

Samsul Muarrif - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1008104010010

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian dengan judul Deteksi Virus Avian Influenza H5N1 pada Ayam Petelur (Layer) di Kabupaten Aceh Besar dengan Metode RT-PCR (Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction) telah dilakukan dengan tujuan untuk mendeteksi apakah keberadaan virus AI H5N1 tersebut telah tersebar hingga ke peternakan dengan menggunakan metode yang didasarkan pada substansi genetik seperti metode RT-PCR. Pengoleksian sampel dilakukan di Kabupaten Aceh Besar khususnya di 3 (tiga) kecamatan yaitu Kecamatan Samahani, Kecamatan Blang Bintang, dan Kecamatan Ingin Jaya. Penelitian dilakukan di UPTD Laboratorium Veteriner Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Provinsi Aceh selama 5 (lima) bulan yaitu mulai dari Bulan Juni sampai Oktober 2014. Penelitian menggunakan metode RT-PCR dengan primer H5 (forward: 5’-ACA CAT GCY CAR GAC ATA CT-3’, reverse: 5’-CTY TGR TTY AGT GTT GAT GT-3’) dan N1 (forward: 5’-GTT TGA GTC TGT TGC TTG GTC-3’, reverse: 5’-TGA TAG TGT CTG TTA TTA TGC C-3’) serta menggunakan kontrol positif, kontrol negatif, dan non template control (NTC). Tahapan penelitian yaitu pengoleksian sampel, ekstraksi genom, amplifikasi, dan visualisasi. Sampel berhasil dikoleksi sejumlah 21 sampel dan di-pool¬-kan menjadi 5 sampel. Hasil dari penelitian bahwa ayam petelur tersebut negatif terinfeksi oleh virus AI H5N1, yang ditandai dengan tidak terlihatnya pita DNA pada gel elektroforesis. Hasil ini membuktikan bahwa ayam petelur yang terdapat di Kabupaten Aceh Besar tidak terinfeksi oleh virus avian influenza subtipe H5N1.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK