PROFIL PENGRAJIN KAIN SONGKET TENUN DI DESA SIEM KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PROFIL PENGRAJIN KAIN SONGKET TENUN DI DESA SIEM KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

RIZKI FAJRIAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006102030059

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata kunci: profil, pengrajin, songket tenun.
Penelitian yang berjudul “Profil Pengrajin Kain Songket Tenun di Desa Siem Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar”, mengangkat masalah bagaimanakah profil pengrajin kain songket tenun di desa Siem kecamatan Darussalam kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pengrajin di desa Siem kecamatan Darussalam kabupaten Aceh Besar. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh pengrajin songket tenun yang terdapat di desa Siem. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi serta pengolahan data menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa songket tenun di desa Siem sudah ada dari dari tahun 70-an, kerajinan ini sudah menjadi warisan secara turun temurun, mulai dari Nyak Na’im, Nyak Mu hingga sekarang Dahlia. Dahlia menyelesaikan studi SMA pada tahun 1982. Sejak saat itu dia sudah mulai belajar menenun dari orang tuanya. Pada tahun 1983 dahlia menikah dan dikaruniai 6 orang ank, 2 laki-laki dan 4 perempuan. Sudah 4 tahun Dahlia menjalankan usaha songket tenun ini semenjak ibunya meninggal, belum ada prestasi yang diraihnya dikarenakan dia masih sangat pemula dalam menjalankan bisnis ini. Dahlia harus banyak belajar dan berkreasi lagi agar banyak yang tertarik dan meminati hasil karyanya itu. Jenis-jenis motif yang digunakan saat ini umumnya motif-motif lama hanya saja bentuk dan coraknya saja yang dimodifikasi dan telah dikreasikan mengikuti era modernisasi, motif tersebut yaitu motif pucok reubong (pucuk rebung), motif iris halwa, motif bungong meulu (bunga melur), motif bungong keupula (bunga tanjung), motif awan sion (awan satu), motif awan meutalo (awan bertali), motif lidah tioeng (lidah burung beo), motif boh glima meupucok (buah delima pucuk), motif sisek meuria (sisik buah naga), motif bungong pucok uu (bunga pucuk kelapa), motif bu kulah (nasi bungkus), motif mata kucing, dan motif dada daruet (dada belalang). Kerajinan tradisional songket tenun sebagai proses pembuatan kerajinan kain dengan mengandalkan tangan dan alat-alat sederhana turut melestarikan warisan budaya yang mempunyai nilai artistik yang tinggi dari generasi-kegenerasi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK