//

HUBUNGAN OBESITAS TERHADAP KEJADIAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Amelia Wijaya Agustin - Personal Name
SubjectOBESITY - MEDICINE
GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD)
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Kedokteran
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) terjadinya kerusakan esofagus yang diakibatkan oleh refluknya isi lambung ke esofagus. Diyakini peningkatan kejadian GERD dipengaruhi salah satunya obesitas, dikarenakan memiliki intra adominal dan intra gaster lebih tinggi dibandingkan dengan Indeks Massa Tubuh normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan obesitas terhadap kejadian GERD. Desain penelitian ini adalah analitik cross-sectional. Responden penelitian adalah 54 orang. Responden diambil dengan metode non-probability sampling, yaitu secara accidental sampling. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Penelitian memperoleh data responden yang obesitas dan mengalami GERD 74,9% sedangkan jumlah responden yang tidak obesitas mengalami GERD 45%. Hasil analisis data menunjukan p value sebesar 0,01. Kesimpulan dari penelitian, terdapat hubungan obesitas terhadap kejadian GERD di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Kata kunci : Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), Obesitas ABSTRACT Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a condition which can damage the esophagus due to the reflux of gastric contents. GERD is more common in obesity due to increasing of intraabdominal and intra gastric pressure compare to in those with normal Body Mass Index. The aim of this study was to assess the association betwen obesity and GERD. This was an analitical cross sectional study involving 54 outpatients. Subjects was chose by accidental sampling method. Data was analyzed using chi square test. The pravalence of GERD was 74,9% in those with obese and 40% inthose without obese. Chi-square test showed the p value is 0,01. In conclution, the current study showed a relation between obesity and GERD in General Hospital of Zainoel Abidin Banda Aceh. Keywords : Gastroesophageal Reflux Diease (GERD), Obesity

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN TERJADINYA GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (BUNGA FAUZA FITRI AJJAH, 2020)

HUBUNGAN ANTARA DERAJAT MEROKOK DENGAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE BERDASARKAN GERDQ (DEBI TRIANA, 2019)

GAMBARAN LAJU ALIRAN SALIVA TANPA STIMULASI PADA PASIEN TERINDIKASI GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) DI RSUD ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Fajri Eka Wardana, 2016)

HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI KOPI DENGAN KEJADIAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (ISWAN RAMDHANA, 2018)

SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE QUESTIONNAIRE DAN FREQUENCY SCALE FOR THE SYMPTOMS OF GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE DALAM MENDIAGNOSA PENYAKIT REFLUKS GASTROESOFAGEAL (Shahnaz Rizka, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy