PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN OLEH TEMAN SEBAYA (PEER GROUP) TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN OLEH TEMAN SEBAYA (PEER GROUP) TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA


Pengarang

suriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200180029

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Keperawatan., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN OLEH TEMAN SEBAYA (PEER GROUP) TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN
KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA


Oleh:
Suriani
NIM : 1209200180029

Komisi Pembimbing
Dr. Hermansyah, SKM., MPH
Dr. dr. Arti lukitasari, Sp. M

ABSTRAK
Masa remaja disebut juga masa pubertas, merupakan masa transisi yang unik ditandai dengan berbagai perubahan fisik, emosi dan psikis. Mereka cenderung lebih mudah melakukan penyesuaian dengan arus globalisasi dan arus informasi yang bebas sehingga dapat menyebabkan terjadinya perubahan perilaku menyimpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan oleh peer group terhadap peningkatan pengetahuan remaja. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan pre test and post test control desain. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juni sampai dengan 04 November 2014 di SPM Negeri 2 Lhoksukon adalah kelompok peer groupdan SMP Negeri 4 Cot girekadalah kelompok non peer group dengan menggunakan total sampel dimana jumlah responden kelompok peer group 82 responden dan kelompok non peer group 79 responden.
Analisa statistik menggunakant-test independentuntuk melihat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan oleh peer group. Untuk melihat peningkatan pengetahuan peer group menggunakan paired t-test didapatkan nilai rata-rata pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi pada saat pre testadalah 24.68 sedangkan nilai rata-rata post test siswa adalah 30.07.Terdapat perbedaan nilai mean antara pengukuran pengetahuan pre test dengan pengukuran pengetahuan post test yaitu sebesar -11.515. Berdasarkan uji statistik didapatkan nilai p.value = 0.000. Disimpulkan bahwa penyampaian pendidikan kesehatan reproduksi remaja oleh peer group berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja di SMP Negeri 2 Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Dengan demikian disarankan kepada pihak sekolah untuk membantu meningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan membentuk bimbingan kelompok sebaya.


Kata kunci: pengetahuan, peer group, kesehatan reproduksi

THE INFLUENCE OFHEALTHEDUCATIONBYTHE PEERGROUPON INCREASING THE ADOLESCENT REPRODUCTIVE
HEALTH KNOWLEDGE


by
Suriani
Student No.: 1209200180029


Supervising Committee
Dr.Hermansyah, SKM.,MPH
Dr.dr. ArtiLukitasari, Sp. M


ABSTRACT

Adolescence, also known as puberty, is aunique transition characterized by a variety of physical, emotional and psychological changes. Adolescents tend to make easier adjustments with globalization and the free flow of information which maylead to deviant behavior occurrences. This study aimed to find out the influence of health education by the peer group on increasing the adolescent knowledge. It was aquasi – experimental study with the pre-test and post-test control design. It was conducted from 23 June 2014 until 4 November 2014 in the public junior high schools SMP Negeri 2 Lhoksukon(as the peer group) and SMP Negeri 4 Cot Girek (as the non-peer group). Employing the total sample, the study had 82 respondents for the peer group and 79 respondents for the non-peer group.
The statistical analysis used in order to see the difference in knowledge before and after the delivery of health education by the peer group was the independent t-test. Mean while, the pairedt-test was applied to see an increase of knowledge of the peer group. The paired t-test showed the average values of 24.68 in the pre-test and 30.07 in the post-test on the students’knowledge of reproductive health. There was a difference of mean values between the pre-test and the post-test measurementat -11.515. The statistical test has obtained the p-value of 0.000. Thus, it can be concluded that the delivery of adolescent reproductive health education by the peer group has significantly influenced the increase of the adolescent knowledge in SMP Negeri 2 Lhoksukon, North Aceh District. Hence, it is recommended that the school help improve the adolescent knowledge on reproductive health by setting up peer group counselling.



Keywords: knowledge, peer group, reproductive health

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK