PERMINTAAN MASYARAKAT TERHADAP BARANG KEBUTUHAN POKOK PENYUMBANG INFLASI DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERMINTAAN MASYARAKAT TERHADAP BARANG KEBUTUHAN POKOK PENYUMBANG INFLASI DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

FEBRI ALHAFIDHULLAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1001101020011

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

332.41

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Nama : Febri Alhafidhullah
NIM : 1001101020011
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Ekonomi Pembangunan
Pembimbing : Chenny Seftarita, S.E., M.Si
Judul : Permintaan Masyarakat Terhadap Barang Kebutuhan Pokok Penyumbang Inflasi di Kota Banda Aceh.
Konsentrasi : Ekonomi Moneter

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok penyumbang inflasi di Kota Banda Aceh. Data yang digunakan adalah data primer yang diambil dengan cara mengedarkan kuesioner kepada 100 orang konsumen yang berbelanja di Pasar Peunayong Banda Aceh. Barang kebutuhan pokok yang dimaksudkan terdiri dari bahan bakar rumah tangga, daging ayam, minyak goreng dan beras. Model analisis yang digunakan adalah model Almost Ideal Demand System (AIDS). Permintaan rumah tangga terhadap bahan bakar gas LPG, beras, minyak goring dan daging ayam di Kota Banda Aceh secara nyata dipengaruhi oleh harga harga barang kebutuhan pokok tersebut, total pengeluaran rumah tangga dan jumlah anggota rumah tangga. Kenaikan harga berdampak negatif terhadap permintaan bahan bakar gas LPG dan permintaan daging ayam, selanjutnya harga berdampak positif pada permintaan beras dan minyak goreng. Elastisitas harga silang minyak goreng terhadap permintaan bahan bakar gas LPG menunjukkan angka positif. Elastisitas harga silang bahan bakar, minyak goreng dan daging ayam terhadap permintaan beras menunjukkan angka positif. Elastisitas harga silang bahan bakar, beras dan daging ayam terhadap permintaan minyak goreng juga menunjukkan angka positif. Selanjutnya elastisitas harga silang bahan bakar, beras dan minyak goreng terhadap permintaan daging ayam menunjukkan angka positif. Sebaiknya Bank Indonesia dan pemerintah Kota Banda Aceh berupaya untuk mengendalikan tingkat inflasi terutama harga barang-barang kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Kata Kunci : Permintaan Rumah Tangga, Barang Kebutuhan Pokok dan Model AIDS.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK