PENGARUH KEMASAN DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP MASA SIMPAN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L) TEROLAH MINIMAL MENGGUNAKAN LAPISAN GEL LIDAH BUAYA (ALOE VERA). | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KEMASAN DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP MASA SIMPAN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L) TEROLAH MINIMAL MENGGUNAKAN LAPISAN GEL LIDAH BUAYA (ALOE VERA).


Pengarang

Idris - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0905106010059

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Indonesia sebagai negara beriklim tropis menghasilkan banyak jambu biji (psidium guajava L), tetapi sampai saat ini yang menjadi masalah yaitu bagaimana proses pasca panen agar jambu tidak cepat busuk. Pola kehidupan masyarakat moderen yang penuh dengan kesibukan, menuntut segala sesuatu yang serba praktis dan serba cepat. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh kemasan dan suhu penyimpanan terhadap buah jambu biji terolah minimal yang dilapisi dengan gel lidah buaya (Aloe vera).
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 2 faktorial yaitu jenis kemasan dan suhu penyimpanan dengan 3 kali pengulangan. Perlakuan kemasan dengan 3 taraf yaitu Tanpa menggunakan kemasan, kemasan Polipropilen (PP) dan kemasan Polietilen (PE), sedangkan suhu terdiri dari 2 taraf yaitu suhu ruang (28-30 oC) dan suhu 15 oC. Analisis mutu buah jambu biji terolah minimal selama penyimpanan dilakukan terhadap susut bobot, kekerasan, total padatan telarut, vitamin C dan uji organoleptik yang meliputi warna, tekstur dan rasa. Data yang diperoleh dilakukan analisis dengan menggunakan program SPSS.
Hasil penelitian uji sidik ragam menunjukkan bahwa kemasan berpengaruh terhadap susut bobot dan kekerasan serta berpengaruh terhadap total padatan telarut dan vitamin C, sedangkan suhu berpengaruh terhadap susut bobot dan vitamin C buah jambu biji terolah minimal serta suhu tidak berpengaruh terhadap kekerasan dan total padatan telarut pada buah jambu biji terolah minimal, dapat diketahui bahwa perlakuan kemasan dan suhu penyimpanan buah jambu biji terolah minimal, pada suhu15 oC dengan menggunakan kemasan Polipropilen sebagai perlakuan yang terbaik, karena selama proses penyimpanan perlakuan tersebut dapat menghambat kehilangan berat dan dapat memperpanjang umur simpan buah tersebut selama 21 hari. Uji organoleptik yang paling cepat ditolak oleh konsumen adalah penyimpanan buah jambu biji yang disimpan pada suhu ruang pada hari ke-3 dan yang paling lama pada suhu 15 oC ditolak konsumen pada hari ke-24.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK