PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS KIMIA TERAPAN SEBAGAI ALTERNATIF MATERI PELAJARAN MUATAN LOKAL (MULOK) UNTUK SMA/MA DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS KIMIA TERAPAN SEBAGAI ALTERNATIF MATERI PELAJARAN MUATAN LOKAL (MULOK) UNTUK SMA/MA DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Nova Dara Phonna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0806103040055

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.33

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian yang berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kimia Terapan Sebagai Alternatif Materi Pelajaran Muatan Lokal (Mulok) untuk SMA/MA Di Kota Banda Aceh” ini mengangkat masalah bagaimanakah tanggapan guru terhadap pengembangan bahan ajar berbasis kimia terapan sebagai alternatif materi pelajaran muatan lokal (Mulok) untuk SMA/MA di kota Banda Aceh yang telah disusun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan guru terhadap pengembangan bahan ajar berbasis kimia terapan sebagai alternatif materi pelajaran muatan lokal (Mulok) untuk SMA/MA di kota Banda Aceh. Subjek penelitian ini adalah guru-guru dari SMA Negeri 5 Banda Aceh dan SMA Insyafuddin Banda Aceh, dan jumlah subjek tersebut ditetapkan berdasarkan pertimbangan waktu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif (noneksperimen) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tulisan dan pengolahan data menggunakan teknik statistik sederhana dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata (mean). Hasil analisis data menunjukkan bahwa tanggapan/respon guru terhadap pengembangan bahan ajar berbasis kimia terapan sebagai alternatif materi pelajaran muatan lokal (Mulok) untuk SMA/MA di kota Banda Aceh yang telah dilaksanakan secara keseluruhan ditemukan bahwa SMA Negeri 5 Banda Aceh, memberi tanggapan positif 76,77% sedangkan SMA Insyafuddin 70%. Berdasarkan kategori bidang studi non sains (Sejarah) merespon positif sebanyak 75% sedangkan bidang studi sains 65%. Berdasarkan umur/usia yaitu umur 50 tahun ke atas dan 50 tahun ke bawah tidak terlalu jauh berbeda, responden yang berumur di atas 50 tahun memberi 66,70% tanggapan positif, sedangkan responden yang berumur 50 tahun ke bawah memberi 66,00% tanggapan positif terhadap pengembangan bahan ajar berbasis kimia terapan sebagai alternatif materi pelajaran muatan lokal (Mulok) untuk SMA/MA di kota Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK