KAJIAN SISTEM PENGKONDISIAN UDARA UNTUK MENINGKATKAN TINGKAT KENYAMANAN TERMAL PADA SUATU RUANGAN KERJA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN SISTEM PENGKONDISIAN UDARA UNTUK MENINGKATKAN TINGKAT KENYAMANAN TERMAL PADA SUATU RUANGAN KERJA


Pengarang

Zulkifli - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200130004

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : prog.magister teknik mesin., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Indonesia adalah negara tropis dengan temperatur udara yang relatif tinggi. Semakin bertambah temperatur udara di luar ruangan gedung akan meningkatnya temperatur di dalam ruangan karena terjadinya perpindahan kalor. Akibat meningkatnya temperatur udara akan terjadi ketidak nyamanan termal di dalam ruang, sehingga terjadi penurunan efektifitas kerja di dalam ruangan. Kondisi temperatur rata-rata ruangan pada bulan Mei-September 2013 di Banda Aceh adalah 330C-350C antara pukul 1100-1300WIB. Temperatur ini berada di luar batas kenyamanan termal standar. Untuk meningkatkan efisiensi kerja di suatu ruangan, udara harus dikondisikan untuk memenuhi standar kenyamanan termal SNI dengan metode pemasangan suatu alat sederhana sebagai alat penukar panas. Terutama pada ruangan yang penggunaannya tidak sering seperti ruangan aula, olahraga dan lain, untuk kasus seperti ini pengkondisian udara dengan menggunakan perangkat AC terlampau besar biaya investasi dan operasionalnya. Dalam penelitian ini dikaji suatu sistem pengkondisian udara dengan penggatian udara yang dingin pada ruangan yang dikondisikan. Pada penelitian ini ada 3 sistem pengkondisian udara yang dilakukan yaitu: Sistem pengkondisian udara dengan penggantian udara segar ke ruang yang dikondisian, sistem pengkondisian dengan penggantian udara yang didinginkan dengan air ke ruang pengkondisian dan sistem pengkondisian dengan penggantian udara yang telah didinginkan dengan es ke dalam ruangan pengkondisian. Suatu ruangan yang temperatur sekitar 400C-50oC dikondisikan dengan penggatian udara baru yang temperatur 150C-20oC sehingga dalam jangka waktu 2-3 jam temperatur ruangan tersebut turun mencapai 200C-250C dan RH sekitar 55-60%. Sehingga tingkat kenyamanan termal termasuk dalam batas kenyamanan termal.

Kata kunci: Pengkondisian udara, Kenyamanan termal, Temperatur, Humidity, Ruangan kerja.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK