//

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI BANGUN DATAR DI KELAS VII MTSN MODEL BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Hayatun Nufus - Personal Name
SubjectEDUCATIONAL PSYCHOLOGY
TEACHING METHODS
MATHEMATICS - TEACHING
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Tahun Terbit 2014

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Kemampuan Berpikir Kritis, Bangun Datar Matematika adalah salah satu ilmu dasar yang mempunyai peranan sangat penting dalam upaya meningkatkan penguasaan sains dan teknologi. Disamping itu, matematika juga berperan sebagai sarana bagi siswa agar mampu berpikir kritis, logis, dan sistematis. Kompetensi berpikir kritis di kalangan siswa merupakan hal yang sangat penting dalam era persaingan global, karena kompleksitas permasalahan dalam segala aspek kehidupan modern ini semakin tinggi, sehingga usaha peningkatan berpikir kritis merupakan kebutuhan yang penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional pada materi bangun datar di kelas VII MTsN Model Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen jenis true eksperimental design dengan desain Pre-test and Post-test Group dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN Model Banda Aceh, sedangkan sampel yang dipilih adalah kelas VII-9 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-7 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes hasil belajar siswa, lembar observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Selanjutnya data tes hasil belajar yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji-t pada taraf signifikan = 0,05. Dari hasil pengolahan data diperoleh thitung = 1,79 dan ttabel = 1,67, sehingga thitung > ttabel, ini menunjukkan tolak Ho dan terima Ha. Dengan demikan dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional pada materi bangun datar di kelas VII MTsN Model Banda Aceh.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

MENINGKATKAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI BANGUN DATAR DI KELAS VII SMP NEGERI 6 BANDA ACEH (Mauli Santy, 2014)

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS TEORI VAN HIELE DI KELAS IX SMP NEGERI 1 BANDA ACEH (Muhammad Rizqi Musa, 2016)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHINGRNUNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA RNMATA PELAJARAN FISIKA KELAS VIII3 MTSN RNBANDA ACEH (Siti Nurjihan, 2015)

PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI BANGUN DATAR DI KELAS VIII SMP TEUKU NYAK ARIEF FATIH BILINGUAL SCHOOL BANDA ACEH (nurul akmal, 2014)

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI PADA MATERI BANGUN DATAR DI KELAS VII MTSN LHOKNGA ACEH BESAR (Rizki Intan Benazir, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy