PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN TERHADAP KUALITAS PERMUKAAN MATERIAL KOMPOSIT DENGAN PENGUAT SERAT RUBEK (CALOTROPIS GIGANTEA) PADA PROSES MILLING | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN TERHADAP KUALITAS PERMUKAAN MATERIAL KOMPOSIT DENGAN PENGUAT SERAT RUBEK (CALOTROPIS GIGANTEA) PADA PROSES MILLING


Pengarang

jufrizal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0804102010096

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik - Teknik Mesin., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Material komposit yang diperkuat dengan serat rubek (Calotropis gigantean) dikenal sebagai bahan yang ramah lingkungan dan memiliki keunggulan seperti, ringan, mudah dalam pembuatan. Dalam penelitian ini serat rubek digunakan sebagai bahan penguat komposit dan resin poliester sebagai matriknya. Tujuan penelitian untuk mempelajari pengaruh parameter pemotongan terhadap kekasaran permukaan dan melihat kualitas bahan hasil proses milling. Pembuatan komposit dilakukan dengan metode hand lay up. Cetakan dibuat dengan ukuran 145 x 84 x 25 mm, untuk komposisi 95% berat resin dan 5% berat serat rubek. Pengujian dilakukan pada mesin CNC Milling Agma A-8 menggunakan mata pahat HSS and-mill 4-flute Ø 10 mm. Dalam proses pemotongan ada beberapa parameter pemotongan, yaitu kecepatan potong 20; 40; 60 m/menit, gerak makan 0,05; 0,1; 0,2; 0,3 mm/putaran. Hasil dari pemotongan memperlihatkan kerusakan terjadi diakibatkan tingginya kecepatan potong dan gerak makan, kerusakan bahan seperti pecah (chipping) dan retaknya matrik terjadi yaitu pada keceparan potong 20; 40 dan 60 m/menit dengan gerak makan 0,2 dan 0,3 mm/putaran. Kekasaran permukaan (Ra) diperoleh dari alat TR-200 surface roughness tester standard ISO, hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekasaran permukaan pada kecepatan potong 20; 40 dan 60 m/menit dan gerak makan 0,05; 0,1; 0,2 dan 0,3 mm/putaran berada dalam kisaran (1,82 – 5,089) µm. Berdasarkan hasil proses milling dan hasil pengamatan yang telah dilakukan pada bahan komposit poliester dengan penguat serat rubek, maka parameter pemotongan yang ideal untuk pemotongan komposit ini adalah dengan kecepatan potong 20; 40; 60 m/menit dan gerak makan 0,05 dan 0,1 mm/putaran.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK