HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN RISIKO KESEHATAN AKIBAT PERUBAHAN IKLIM PADA MASYARAKAT GAMPONG LAMBUNG KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN RISIKO KESEHATAN AKIBAT PERUBAHAN IKLIM PADA MASYARAKAT GAMPONG LAMBUNG KOTA BANDA ACEH


Pengarang
Dosen Pembimbing

Rina Suryani Oktari - 198310122014042001 - Dosen Pembimbing I
Tilaili Ibrahim - 196508231999032001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1907101010095

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perubahan iklim yang terjadi selama tiga puluh tahun terakhir telah menimbulkan risiko kesehatan pada manusia. Banda Aceh merupakan daerah rentan terhadap risiko kesehatan akibat perubahan iklim dengan adanya peningkatan angka penyakit tular vektor dan penyakit tidak menular setiap tahunnya sejalan dengan peningkatan suhu udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan risiko kesehatan akibat perubahan iklim pada masyarakat. Penelitian dilakukan di Gampong Lambung dengan 89 orang dengan desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan cukup baik (40,5%), baik (34,8%), dan kurang baik (24,7%). Kebanyakan masyarakat memiliki sikap yang kurang mendukung (53,9%) dan sisanya mendukung (46,1%). Perilaku pencegahan masyarakat cenderung tergolong cukup baik (41,6%), baik (33,7%), dan kurang baik (24,7%). Penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku pencegahan risiko kesehatan akibat perubahan iklim (P-Value = 0.022). Sementara itu, variabel sikap tidak meunjukkan adanya hubungan terhadap perilaku pencegahan risiko kesehatan akibat perubahan iklim (P-Value = 0.571). Saran penelitian agar Dinas Lingkungan Hidup dapat dapat meningkatkan kembali kegiatan ProKlim yang telah berjalan di Gampong Lambung.

Climate change that has occurred over the past thirty years has created health risks to humans. Banda Aceh is an area vulnerable to health risks due to climate change with an increasing number of vector-borne diseases and non-communicable diseases every year in line with increasing air temperatures. This study aims to describe the knowledge, attitudes, and behavior of preventing health risks due to climate change in the community. The research was conducted in Gampong Lambung with 89 people. The research design used was cross sectional and analyzed using the Chi-square test. The results showed that there were more people who had good enough knowledge (40.5%), good (34.8%), and not good enough (24.7%). Most people have an attitude that is less supportive (53.9%) and the rest are supportive (46.1%). Community prevention behavior tends to be quite good (41.6%), good (33.7%), and not good (24.7%). This study shows that there is a relationship between knowledge and behavior to prevent health risks due to climate change (P-Value = 0.022). Meanwhile, the attitude variable did not show any relationship to the behavior of preventing health risks due to climate change (P-Value = 0.571). The suggestion for this research is Dinas Lingkungan Hidup can improve the ProKlim activities that have been running in Gampong Lambung

Citation



    SERVICES DESK