HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN UMUR AKSEPTOR KB TERHADAP PEMILIHAN JENIS - JENIS KONTRASEPSI DI PUSKESMAS KUTABARO TAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN UMUR AKSEPTOR KB TERHADAP PEMILIHAN JENIS - JENIS KONTRASEPSI DI PUSKESMAS KUTABARO TAHUN 2011


Pengarang

Ardian Wibowo - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

060710101010123

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

363.96

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemerintah saat ini terus berupaya menekan laju pertumbuhan penduduk dengan program keluarga berencana (KB). Pada tahun 2010 jumlah peserta keluarga berencana (KB) di Provinsi Aceh sebanyak 440.972 pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemilihan jenis-jenis kontrasepsi dan hubungannya dengan tingkat pengetahuan, pendidikan dan umur akseptor KB di Puskesmas Kutabaro tahun 2011. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan software SPSS 18. Data univariat ditampilkan dalam bentuk distribusi sedangkan bivariat di analisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan pemilihan jenis kontrasepsi pada Puskesmas Kutabaro tahun 2011 adalah Suntik (64%), Pil (15%), IUD (9%), lmplan (9%) dan Kondom (3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna pemilihan jenis kontrasepsi dengan tingkat pendidikan (x2=28,4) dan tingkat pengetahuan (X2=29,6). Sedangkan umur akseptor KB (x2=8,2) tidak ada hubungan bermakna dengan pemilihan jenis kontrasepsi. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan untuk selalu meningkatkan pengetahuan akseptor KB baik melalui konseling maupun penyuluhan tentang kontrasepsi.

Kata kunci: Kontrasepsi, umur, pendidikan, pengetahuan





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK