KLASIFIKASI KESESUAIAN LAHAN RNTANAMAN SEMANGKA YANG DIBUDIDAYAKAN PETANI RNDI KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KLASIFIKASI KESESUAIAN LAHAN RNTANAMAN SEMANGKA YANG DIBUDIDAYAKAN PETANI RNDI KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

Odi Wayuna - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Abubakar - 196210101988111001 - Dosen Pembimbing I
Yulia Dewi Fazlina - 198607192015042002 - Dosen Pembimbing II
Teti Arabia - 196109141986022001 - Penguji
Zuraida - 196903101994032002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1505108010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Odi Wayuna. NPM. 1505108010002. Klasifikasi Kesesuaian Lahan Tanaman Semangka yang Dibudidayakan Petani di Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Dibimbing oleh Abubakar Karim sebagai ketua dan Yulia Dewi Fazlina sebagai anggota.
RINGKASAN
Budidaya semangka merupakan salah satu bidang usahatani yang menjanjikan dalam dunia pertanian. Tanaman semangka memiliki syarat tumbuh yang relatif mudah. Tanah salin merupakan tanah yang mengandung kadar garam berlebih. Tanah ini memerlukan pengelolaan lebih intensif bila akan digunakan. Salah satu lokasi lahan tanah salin yang tersebar di Provinsi Aceh adalah Kabupaten Nagan Raya. Lahan ini tersebar luas di pesisir pantai bagian Selatan wilayah Kabupaten Nagan Raya. Permasalahan utama yang sering dikeluhkan petani adalah kehilangan kualitas kesuburan lahan. Karena munculnya berbagai masalah inilah, tujuan penyusunan penelitian ini dilakukan agar bisa menjadi bahan rekomendasi kepada petani setempat untuk menerapkan sistem budidaya semangka pada lahan yang tepat dan sesuai.
Penelitian ini dilakukan pada areal kebun semangka yang sudah diusahakan oleh petani di wilayah Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya dengan menggunakan metode survei dan analisis deskriptif. Pelaksanaan penelitian dilakukan melalui tahapan survei lapangan, pengambilan sampel tanah, analisis laboratorium, perbandingan antara karakteristik lahan dan persyaratan tanaman semangka, dan pengambilan simpulan.
Hasil penelitian menunjukkan kelas kesesuaian lahan tanaman semangka pada kebun petani di Kecamatan Kuala Pesisir mempunyai faktor pembatas beragam. Kelas kesesuaian lahan Kp 1 adalah S3wa,nr (ketersediaan air dan kandungan bahan organik). Kelas kesesuaian lahan Kp 2 adalah S3wa,nr,na (curah hujan tinggi, ketersediaan hara, dan C-organik). Dua faktor pembatas dapat diatasi dengan pemberian bahan organik sedangkan curah hujan yang tinggi mempengaruhi faktor pembatas pada kesesuaian lahan potensial. Kesesuaian lahan pada Kp 3 adalah S3wa,rc,nr,na (curah hujan, tekstur, retensi hara, dan hara tersedia). Dua faktor pembatas yaitu kekurangan C-organik dan rendahnya P2O5 dapat diatasi dengan pemberian bahan organik dan pemberian pupuk P. Sedangkan faktor pembatas curah hujan yang tinggi dan tekstur sulit untuk diubah sehingga menjadi faktor pembatas kesesuaian lahan potensial. Kesesuaian lahan Kp 4 ditunjukkan dengan kesesuaian lahan aktual S3wa,rc,na (curah hujan, tekstur, dan hara tersedia). Kandungan P2O5 yang kurang dalam tanah dapat diatasi dengan pemupukan pupuk P pada lahan sedangkan faktor pembatas curah hujan yang tinggi dan media perakaran yaitu tekstur kasar tidak dapat diubah sehingga kesesuaian lahan potensial Kp 4 adalah S3wa,rc. Kesesuaian lahan Kp 5 ditunjukkan dengan kesesuaian lahan aktual S3wa,nr,na (curah hujan, retensi hara, dan hara tersedia). Kekurangan kandungan C-organik dapat diatasi dengan tindakan pemberian bahan organik serta kurangnya P2O5 dapat diberikan pemupukan pupuk P sedangkan faktor curah hujan masih berlaku pada kesesuaian lahan potensial. Kelas kesesuaian lahan aktual Kp 6 adalah S3wa,nr,na (curah hujan, retensi hara dan hara tersedia). Sama halnya dengan Kp 5, satu faktor pembatas utama yang tidak bisa diatasi adalah curah hujan.
Kesesuaian lahan tanaman semangka yang dibudidayakan petani pada kebun tanaman semangka menunjukkan adanya faktor pembatas pada curah hujan yang tinggi. Kesesuaian lahan tanaman semangka yang diteliti adalah sesuai dengan mempertimbangkan beberapa masalah pengelolaan faktor pembatas baik dari segi kandungan hara dan fisik lahan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK