HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP AKSEPTOR KB DENGAN KEAKTIFAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK DI WILAYAH PUSKESMAS KUTA ALAM BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP AKSEPTOR KB DENGAN KEAKTIFAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK DI WILAYAH PUSKESMAS KUTA ALAM BANDA ACEH


Pengarang

Tia Feradisa - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mariatul Kiftia - 198301292010012101 - Dosen Pembimbing I
Aida Fitri - 198612272019032009 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1712101010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu cara yang ditetapkan pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yaitu digalakkan program Keluarga Berencana (KB) dengan pemilihan kontrasepsi yang sesuai. Metode kontrasepsi yang paling banyak dipilih oleh akseptor KB yaitu metode kontrasepsi suntik. Kontrasepsi suntik memiliki tingkat keefektifan yang tinggi untuk mencegah terjadinya kehamilan, namun perlu diperhatikan dalam penggunaan kontrasepsi suntik karena sering terjadi permasalahan yang didasari atas beberapa faktor penting yaitu faktor tingkat pengetahuan dan sikap akseptor KB. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan tingkat pengetahuan dan sikap akseptor KB dengan penggunaan kontrasepsi suntik di Wilayah Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Jenis penelitian survei analitik dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 68 akseptor KB suntik yang diambil dengan metode simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan tiga kuesioner yaitu kuesioner pengetahuan, kuesioner sikap dan kuesioner keaktifan yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan akseptor KB dengan keaktifan penggunaan kontrasepsi suntik (p-value 0.000 α=0,05) dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap akseptor KB dengan keaktifan penggunaan kontrasepsi suntik (p-value 0.000 α=0,05). Diharapkan kepada pihak pemberi layanan KB untuk perlu meningkatkan promosi tentang alat kontrasepsi dan kepada akseptor KB untuk tetap aktif dalam menggunakan kontrasepsi suntik.

The government has determined that one way to suppress the population growth rate is by promoting the Family Planning (KB) program and selecting the appropriate contraception. The most chosen method of contraception by family planning acceptors is the injectable contraceptive. The injectable contraceptive has high effectiveness in preventing pregnancy. However, the use of injectable contraceptives may cause several problems that need attention due to the acceptors' lack of level of knowledge and attitude. This research aimed to determine the correlation between the level of knowledge and attitudes of family planning acceptors toward compliance use of injectable contraceptives in Kuta Alam Community Health Center of Banda Aceh. The type of research was an analytic survey with a cross-sectional study design. The samples in this study were 68 injectable family planning acceptors chosen by a simple random sampling method. The data was collected using three questionnaires, namely a knowledge, attitude, and activity questionnaire, developed by the researcher. The results showed a significant correlation between the level of knowledge (p-value 0.000 α =0.05) and attitudes (p-value 0.000 α=0.05) of family planning acceptors toward the compliance use of injectable contraceptives. The research results suggest that the family planning service providers increase the promotion of contraceptives and the acceptors to comply with injectable contraceptives.

Citation



    SERVICES DESK