KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PASCA BENCANA ALAM DI DESA PAYA TUMPI BARU KECAMATAN KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PASCA BENCANA ALAM DI DESA PAYA TUMPI BARU KECAMATAN KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Suryadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Alamsyah - 195804041986021005 - Dosen Pembimbing I
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1510101010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

306.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Paya Tumpi Baru,Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah memiliki ruang lingkup yang kecil tetapi berdampak pada kehidupan masyarakat. Tujuan penelitia ini dilakukan adalah untuk mengetahui kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Desa Paya Tumpi Baru pasca bencana banjir bandang. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teori perubahan sosial Sztompka Piotr. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya suatu perubahan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Desa Paya Tumpi Baru seperti: (1) Adanya perkembangan interaksi sosial masyarakat terhadap partisipasi masyarakat terhadap kegiatan bergotong royong, hajatan perkawinan, keagamaan dan kematian. (2) Rusaknya 11 unit rumah masyarakat kategori rusak berat dan 8 kendaraan 3 mobil dan 5 motor, rusaknya fasilitas umum seperti parit dan jalan, rusaknya lahan dan lahan perkebunan seluas 20 hektar, hilangnya sumber mata pencaharian masyarakat, beralih profesi sebagai pedagang buah/buruh tani.
Kata Kunci: Bencana Bnajir Bandang, Kondisi Sosial Ekonomi

The flash flood disaster that occurred in Paya Tumpi Baru Village, Kebayakan District, Central Aceh Regency had a small scope but had an impact on people's lives. The purpose of this study was to determine the social and economic conditions of the people of Paya Tumpi Baru Village after the flash flood disaster. The method used in this research is a qualitative method using Sztompka Piotr's theory of social change. The results of this study indicate that there is a change in the social and economic conditions of the people of Paya Tumpi Baru Village, such as: (1) the development of community social interaction towards community participation in mutual cooperation activities, marriage celebrations, religion and death. (2) Damage to 11 units of community housing in the heavily damaged category and 8 vehicles, 3 cars and 5 motorbikes, damage to public facilities such as ditches and roads, damage to plantations covering an area of 20 hectares, loss of community livelihood sources and changing professions as fruit traders/farmers. Keywords: Flash Flood Disaster, Social Change, Condition and Economy

Citation



    SERVICES DESK