HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DENGAN IMPOSTOR PHENOMENON PADA MAHASISWA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DENGAN IMPOSTOR PHENOMENON PADA MAHASISWA


Pengarang

ZAKIRATUL ULA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Marty Mawarpury - 198203132008012008 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1607101130032

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pencapaian prestasi dalam bidang akademik tidak hanya memberikan kepuasan dan meningkatnya rasa percaya diri bagi mahasiswa, namun pencapaian tersebut juga dapat memunculkan perasaan tidak layak akan keberhasilan, kondisi ini disebut dengan impostor phenomenon. Fenomena impostor dapat menimbulkan kecemasan, stress dan bahkan depresi jika terus menerus terjadi. Oleh karena itu, mahasiswa membutuhkan resiliensi agar mampu menyelesaikan masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan impostor phenomenon pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 297 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan convenience sampling, data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan Clance Impostor Phenomneon scale dan Brief Resilience Scale. Analisis data menggunakan teknik korelasi pearson yang menunjukkan nilai koefisien korelasi (r)=-0.249 dengan nilai signifikansi (p) = 0.000 (p

Achievement in the academic field not only gives satisfaction and increased self-confidence for students, but this achievement can also create the feeling of not being worthy of success, this condition is called the impostor phenomenon. Impostor phenomenon can cause anxiety, stress and even depression if it continues. Therefore, students need resilience in order to be able to solve this problem. This study aimed to determine the relationship between resilience and impostor phenomenon in students. This study used a quantitative approach involving 297 students. Data collection techniques used in this study was convenience sampling and research data were collected using the Clance Impostor Phenomenon Scale and Brief Resilience Scale. Data analysis used the Pearson correlation technique which showed the correlation coefficient (r) = -0.249 with a significance value (p) = 0.000 (p

Citation



    SERVICES DESK