PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROSTITUSI TERSELUBUNG RNSTUDI KASUS : KAMPUNG NANGKA GABUNGAN KEC. LAWE BULANRNKAB. ACEH TENGGARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROSTITUSI TERSELUBUNG RNSTUDI KASUS : KAMPUNG NANGKA GABUNGAN KEC. LAWE BULANRNKAB. ACEH TENGGARA


Pengarang

Mulya - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Bukhari - 197505242009121001 - Dosen Pembimbing I
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Dosen Pembimbing II
Khairulyadi - 197705302010121001 - Penguji
Saifuddin - 196206011989031004 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1510101010022

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Persepsi adalah kemampuan sesesorang untuk mengorganisir suatu pengamatan, kemampuan tersebut antara lain: kemampuan untuk membedakan, kemampuan untuk memfokuskan. Oleh karena itu sesorang bisa saja memiliki persepsi yang berbeda, walaupun objeknya sama. Hal tersebut dimungkinkan karena adanya perbedaan dalam hal sistem nilai dan ciri kepribadian individu yang bersangkutan.Tujuan penelitian melihat persepsi masyarakat terhadap prostitusi terselubung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan mengunakan pendekatan survei korelasi yaitu analisis atau pemahaman teori yang kemudian berdasarkan teori tersebut dapat ditentukan beberapa variabel yang akan menjadi variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkanada dua persepsi masayarakat terhadap protitusi yaitu Terdapat persepsi positif dan persepsi negatif yang terhadap lokasi prostitusi dan para psk di ekslokalisasi Kampung Nangka Gabungan. Terdapat persepsi positif yaitu menganggap baik dan memberikan nilai yang positif terhadap mereka Sedangkan persepsi negatif, tidak sedikit masyarakat justru mencibir dan melecehkan mereka yang mereka katakan bahwa mereka sebetulnya menikmati profesi mereka sebagai wanita lacur mencari uang dengan mudah tanpa bekerja keras dan memutar otak hanya mengandalkan tubuh saja. Bahkan ada jijik dan menghindar jika mereka bertemu dengan wanita PSK ini dan menganggap mereka hanya mencari duit saja jika ada pogram dari. Pemerintah pun memberikan jalan keluar kepada mereka dengan memberikan program penyuluhan dan pelatihan agar mereka bisa meninggalkan profesi mereka sebagai pekerja seks komersial. pemerintah.

Kata Kunci : Prostitusi terselubung, perempuan.

Prostitution is a phenomenon that has existed for a long time in the world, and Indonesia is no exception. Prostitution in Indonesia dates back to the time of the Javanese kingdoms, which used women as part of the feudal system of commodities. The phenomenon of prostitution is still an unresolved problem. Prostitution or prostitution is a complex social problem, considering that prostitution is one of the oldest civilizations in the world and is still present in our society.The method used in this research is a quantitative method using a correlation survey approach, namely analysis or understanding of theory, which then based on the theory can be determined several variables that will become research variables. Public Perceptions of Covert Prostitution, Case Study of the Joint Jackfruit Village, Lawe Bulan District, Southeast Aceh Regency.The social reaction to commercial sex workers in the localization of Kampung Nangka Gabugan, Lawe Bulan District, shows that there are community members who reject the presence of these ex-sex workers in their midst. This is because they feel disgusted and afraid of being infected by sexually transmitted diseases that these former sex workers can carry. Then the community members feel that the environment where they live is tarnished by the presence of ex-sex prostitutes in their midst. Keywords: covert prostitution, women.

Citation



    SERVICES DESK