STRATEGI KOMUNIKASI BADAń NARKOTIKA NASIONAL KOTA BANDA ACEH DALAM MENGKAMPANYEKAN PROGRAM REMAJA TEMAN SEBAYA ANTI NARKOBA KEPADA GENERASI Z DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI KOMUNIKASI BADAń NARKOTIKA NASIONAL KOTA BANDA ACEH DALAM MENGKAMPANYEKAN PROGRAM REMAJA TEMAN SEBAYA ANTI NARKOBA KEPADA GENERASI Z DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Maulidya Rizki - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Deni Yanuar - 198801262015041002 - Dosen Pembimbing I
Novi Susilawati - 198911162019032018 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1810102010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tren penyalahgunaan narkoba di Indonesia kian meningkat, dan diantara wilayah yang bermasalah dengan narkoba salah satunya yaitu Kota Banda Aceh. Kisaran usia pertama kali menggunakan narkoba kebanyakan bermulai disaat umur mereka 17 sampai 19 tahun dan para pengguna narkoba terbanyak berada pada usia produktif. Hal ini membuktikan bahwa para penyalahguna tersebut banyak diantaranya berasal dari kalangan “Generasi Z”. Sebagai instansi pemerintah yang bertanggung jawab terhadap penyalahgunaan narkoba, Badan Narkotika Nasional membuat program “Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba” sebagai upaya pencegahan dan Pendidikan kepada generasi muda bangsa agar lebih peduli terhadap permasalahan narkoba. Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh tentunya memiliki strategi tertentu dalam melancarkan program ini agar dapat terlaksana dengan baik. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang digunakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh dalam mengkampanyekan program Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba kepada Generasi Z di Kota Banda Aceh. Teori yang digunakan adalah teori kognitif sosial yang dikembangkan oleh Albert Bandura dengan analisis berdasarkan konsep Strategi Komunikasi menurut Arifin Anwar 1994. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan dokumentasi, dan menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan informan. sedangkan untuk analisis data menggunakan model analisis data Miles dan Huberman. Berdasarkan penelitian Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh memilih khalayaknya melalui MoU dengan beberapa sekolah di Banda Aceh, dan menyusun pesannya dengan menggunakan bahasa sederhana yang mudah dipahami oleh remaja dan menggunakan metode canalizing dan edukatif dalam penyampaiannya dan menggunakan media the spoken words dan the printed writing.

Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh, Kampanye, Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba, Generasi Z.

Drug abuse activity in Indonesia is increasing in recent years, Banda Aceh City is one of the regions that face the drugs problem. The drug users mostly start to use drugs when they are 17th or 19th years old and the drugs users mostly came from people at productive age. This fact prove that almost of all drugs users come from the “Z Generations”. As an agency that have authority in drugs problem, Badan Narkotika Nasional (BNN) decide to create a progam named Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba as prevention and education to the youth generations in order to make them care more about drugs problem. Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh surely have certain strategy to launched this program goodly.The study aimed to find out how the communication strategy designed by BNN Kota Banda Aceh in campaigning Program Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba to Z Generation in the City of Banda Aceh The study used the Albert Bandura social cognitive theory with an analysis based on Arifin Anwar Communication Strategy concept. This study employed the qualitative-descriptive method, with interviews and documentation for data collection and The purposive sampling method was used to select the informants, and the data were analysed by using Miles and Huberman's data analysis model. The results of the study shows that BNN Kota Banda Aceh choose the audience through MoU with several schools in Banda Aceh. And compose the message using simple language that is easily understood by teenagers, and used canalizing and educative method. And used media like the spoken word and the printed writing Keyword : Communication Strategy, Campaign, Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba, Z Generation.

Citation



    SERVICES DESK