PEMETAAN KEBUN KOPI RAKYAT EKSISTING DAN RNPOTENSI PENGEMBANGANNYA DI KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMETAAN KEBUN KOPI RAKYAT EKSISTING DAN RNPOTENSI PENGEMBANGANNYA DI KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

Devi Andriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Abubakar - 196210101988111001 - Dosen Pembimbing I
Sugianto - 196502231992031003 - Dosen Pembimbing II
Yulia Dewi Fazlina - 198607192015042002 - Penguji
Syakur - 196803041993031003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1505108010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Devi Andriani. 1505108010021. Pemetaan Kebun Kopi Rakyat Eksisting dan Potensi
Pengembangannya di Kabupaten Nagan Raya. Dibimbing oleh Abubakar Karim sebagai
ketua dan Sugianto sebagai anggota.

RINGKASAN

Kopi merupakan komoditas ekspor terpenting kedua dalam perdagangan global. Saat
ini lebih dari 90% dari areal pertanaman kopi Indonesia terdiri atas kopi robusta. Di Provinsi
Aceh petani telah lama mengembangkan kopi robusta namum belum dikelola secara baik.
Di bandingkan kopi arabika, kopi robusta relatif belum terdata, baik penyebaran maupun
luasannya, yang salah satunya berlokasi di Kabupaten Nagan Raya. Karakter morfologi yang
khas pada kopi robusta adalah tajuk yang lebar, perawakan besar, ukuran daun yang lebih
besar dibandingkan daun kopi arabika dan memiliki bentuk pangkal tumpul. Selain itu,
daunnya tumbuh berhadapan dengan batang, cabang dan ranting-rantingnya. Tujuan dari
penelitian ini mengetahui luas penyebaran kebun kopi dan potensi pengembangannya di
Kabupaten Nagan Raya.
Penelitian ini menggunakan metode survei melalui analisis deksriptif. Pada tahapan
awal penelitian ini dilakukan persiapan, dilanjutkan pra analisis dan analisis. Analisis yang
dipakai yaitu analisis data spasial dengan melakukan klasifikasi penggunaan lahan kebun
kopi eksisting yang memakai klasifikasi visual on screen, sementara itu, potensi
pengembangan kebun kopi diperoleh dari melakukan tumpang susun (overlay) dengan
kaidah union antara peta kebun kopi dengan peta ketinggian tempat, peta lereng, peta
penggunaan lahan dan peta pola ruang Kabupaten Nagan Raya. Sebelum analisis spasial, di
lakukan survei lapangan kebun kopi. Setiap kebun kopi titik sampel di rekam koordinatnya.
Langkah berikutnya koordinat ini di transfer ke citra satelit resolusi tinggi wilayah terkait
untuk melakukan klasifikasi visual on screen kebun kopi eksisting.
Hasil interpretasi citra dengan melakukan klasifikasi visual on screen didapat luasan
kebun kopi di Kabupaten Nagan Raya seluas 245,60 ha dengan 37 hamparan. Potensi lahan
yang dapat dikembangakan kopi robusta di Kabupaten Nagan Raya seluas 7.146,75 ha
(2,02%) dan lahan yang tidak berpotensi dikembangkan kopi robusta seluas 347.344 ha
(97,98%) dari luas Kabupaten Nagan Raya. Hasil overlay kebun kopi dengan peta lainnya
diperoleh peta potensi kebun kopi di Kabupaten Nagan Raya.

Citation



    SERVICES DESK