FORMULASI PENYEDAP RASA ALAMI KOMBINASI JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA (BULL.) SINGER) DAN JAMUR TIRAM (PLEUROTUS OSTREATUS (JACQ.) P.KUMM.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FORMULASI PENYEDAP RASA ALAMI KOMBINASI JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA (BULL.) SINGER) DAN JAMUR TIRAM (PLEUROTUS OSTREATUS (JACQ.) P.KUMM.)


Pengarang

FANI SYAKBANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sadli - 197602062009121002 - Dosen Pembimbing I
Hilda Maysarah - 198505022014042002 - Penguji
Misrahanum - 197711072010122001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1708109010024

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Mipa-Farmasi., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Formulasi penyedap rasa alami kombinasi jamur merang dan jamur tiram telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis formulasi kombinasi antara jamur merang dan jamur tiram yang dapat menghasilkan penyedap rasa berkualitas. Penyedap rasa alami yang berkualitas berkaitan dengan kadar air, kadar abu dan uji deskriptif. Perbandingan konsentrasi 70:30 % (Formulasi A), 50:50 % (Formulasi B), 30:70 % (Formulasi C). Kadar air penyedap rasa untuk masing-masing formula A, B dan C adalah sebesar 7,51 %, 6,39 % dan 6,33 %. Sedangkan kadar abu penyedap rasa untuk masing-masing formula A, B dan C adalah sebesar 6,13 %, 6,41% dan 6,45 %. Nilai tertinggi untuk uji deskripsi aroma terdapat pada formula A dengan nilai 3,40 (3), memiliki aroma agak harum serta aroma bahan tidak terlalu tercium. Nilai tertinggi uji deskripsi rasa terdapat pada formula A dengan nilai 3,04 (3) yang menunjukkan rasa cukup sedap. Nilai tertinggi uji deskripsi tekstur terdapat pada formula B dengan nilai 3,44 (3) menunjukkan tekstur halus. Nilai tertinggi untuk uji deskripsi warna terdapat pada formula B, yaitu dengan nilai 3,76 (4) menunjukkan warna cokelat terang. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kombinasi jamur merang dan jamur tiram dapat menghasilkan penyedap rasa alami yang berkualitas. Formulasi penyedap rasa dengan kadar air terendah terdapat pada formulasi C, sedangkan kadar abu terendah terdapat pada formulasi A. Formulasi A lebih disukai untuk uji deskripsi aroma dan rasa, sedangkan formulasi B lebih disukai untuk uji deskripsi tekstur dan warna.

Kata kunci: penyedap rasa alami, jamur merang, jamur tiram, uji deskripsi

Formulation of natural flavoring combination of straw mushroom and oyster has been done. This study aims to determine the type of combination formulation between straw mushroom and oyster mushroom that can produce quality flavoring. The quality of natural flavoring is related to water content, ash content and descriptive test. Concentration ratio 70:30 % (Formulation A), 50:50 % (Formulation B) and 30:70 % (Formulation C). The water content of flavoring for each formula A, B and C was 7,64 %, 6,53 % and 6,59 %. While the flavoring ash content for each formula A, B and C was 6,13 %, 6,41% and 6,45%. The highest value for the aroma description test is found in formula A with a value of 3,40 (3), has a slightly fragrant aroma and the aroma of the ingredients is not too smelly. The highest value of the taste description test is found in formula A with a value of 3,04 (3) which indicates the taste is quite delicious. The highest value of the texture description test is found in formula B with a value of 3,44 (3) indicating a smooth texture. The highest value for the color description test is found in formula B, with a value of 3,76 (4) indicating a light brown color. The conclusion obtained from this study is that the combination of straw mushrooms and oyster mushrooms can produce quality natural flavorings. The formulation for flavoring with water content was found in formulation C, while the lowest ash content was found in formulation A. Formulation A was preferred to test descriptions of aroma and taste, while formulation B was preferred to test descriptions of texture and color. Keywords: natural flavoring, edible mushroom, oyster mushroom, description test

Citation



    SERVICES DESK