PENGARUH PEMBERIAN SERUT BAMBU DAN BIOCHAR SERUT BAMBU TERHADAP PERUBAHAN SIFAT FISIKA TANAH DAN PERTUMBUHAN TANAMAN BUNCIS (PHASEOLUS VULGARIS L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN SERUT BAMBU DAN BIOCHAR SERUT BAMBU TERHADAP PERUBAHAN SIFAT FISIKA TANAH DAN PERTUMBUHAN TANAMAN BUNCIS (PHASEOLUS VULGARIS L.)


Pengarang

Seh Halis - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Darusman - 196210091987021001 - Dosen Pembimbing I
Syakur - 196803041993031003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1805108010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Buncis merupakan kelompok tanaman legum yang berasal dari Amerika. Tanaman buncis dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu tipe merambat dan tipe tegak. Buncis tegak dapat dijadikan sebagai tanaman yang dibudidayakan di dataran rendah. Bentuk usaha untuk meningkatkan produksi pertanian seperti tanaman buncis tidak terlepas dari peranan pupuk sebagai bahan penyubur serta kondisi kesehatan tanah yang baik. Salah satu upaya untuk memperbaiki kesehatan tahah yaitu dengan pemberian biochar. Biochar merupakan bahan padat kaya karbon hasil konversi dari limbah organik melalui pembakaran tidak sempurna atau pirolisis. Sisa dari bambu menghasilkan serut bambu yang dapat dimanfaatkan sebagai biochar. Pengelolaan serut bambu yang tepat dapat bermanfaat sebagai pembenah tanah, perbaikan sifat fisika dan juga dapat menunjang pertumbuhan buncis.
Penelitian dilakukan di kebun percobaan sektor timur Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan dua faktor yaitu: (1) Faktor serut bambu yang terdiri dari 3 taraf yaitu S0: Tanpa serut bambu, S1: Serut bambu 15 ton ha-1, S2: serut bambu 30 ton ha-1. (2) Faktor biochar serut bambu yang terdiri dari 3 taraf yaitu B0: Tanpa biochar serut bambu, B1: Biochar serut bambu 15 ton ha-1, B2: Biochar serut bambu 30 ton ha-1 dengan 3 ulangan sehingga terdapat 27 unit percobaan.
Hasil penelitian setelah dilakukan uji anova menunjukkan bahwa pemberian serut bambu yang tidak dijadikan biochar tidak berpengaruh nyata terhadap perbaikan sifat fisika tanah maupun pertumbuhan tanaman buncis. Pemberian biochar serut bambu setelah dilakukan uji anova tidak berpengaruh nyata terhadap perbaikan sifat fisika tanah namun berpengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman buncis seperti tingi tanaman, jumlah daun, jumlah buah dan berat buah. Interaksi biochar serut bambu dan serut bambu setelah dilakukan uji anova tidak berpengaruh nyata pada perbaikan sifat fisika tanah dan pertumbuhan kacang buncis, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap pengaplikasian biochar serut bambu dalam jangka waktu yang lebih lama serta pengamatan terhadap sifat kimia tanah dan biologi tanah.

SUMMARY Beans are a group of legumes originating from America. Bean plants can be divided into two types, namely the creeping type and the upright type. Upright beans can be cultivated in the lowlands. The form of efforts to increase agricultural production such as bean plants cannot be separated from the role of fertilizer as a fertilizing material and good soil health conditions. One of the efforts to improve soil health is by giving biochar. Biochar is a carbon-rich solid material that is converted from organic waste through incomplete combustion or pyrolysis. The rest of the bamboo produces bamboo shavings that can be used as biochar. Proper management of bamboo shavings can be useful as a soil enhancer, improving physical properties and can also support the growth of beans. This study used a Factorial Completely Randomized Design (CRD) with two factors, namely: (1) Bamboo shaved factor consisting of 3 levels, namely S0: No bamboo shaved, S1: Bamboo shaved 15 tons ha-1, S2: bamboo shaved 30 tons ha-1. (2) The bamboo shaved biochar factor consisted of 3 levels, namely B0: Without bamboo shaved biochar, B1: 15 ton ha-1 bamboo shaved biochar, B2: 30 ton ha-1 bamboo shaved biochar so that 27 treatment units were obtained. The results showed that the application of bamboo shavings did not significantly affect the improvement of soil physical properties and the growth of bean plants. The application of bamboo shaved biochar did not significantly affect the improvement of the physical properties of the soil but had a significant effect on the growth of the bean plant. So it is necessary to do further research on the application of bamboo shaved biochar in a longer period of time as well as observations on the chemical and biological properties of the soil.

Citation



    SERVICES DESK