FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUGAN DENGAN STRESS KERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAHRNDR. ZAINOEL ABIDIN TAHUN 2012 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUGAN DENGAN STRESS KERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAHRNDR. ZAINOEL ABIDIN TAHUN 2012


Pengarang

Yusrizal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101060040

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Stres kerja yaitu respon individu yang dapat berbentuk respon fisiologis, psikologis, dan perilaku terhadap pekerjaan sehubungan dengan stressor yang terdapat di lingkungan kerja. Sumber stres kerja perawat meliputi beban kerja yang berlebihan, kesulitan menjalin hubungan dengan staf lain, kesulitan dalam merawat pasien kritis (karena memerlukan tindakan cepat), berurusan dengan pengobatan/perawatan pasien (bekerja dengan dokter yang tidak memahami emosional, kebutuhan sosial) merawat pasien yang gagal untuk membaik, insufficient control, keamanan kerja, lingkungan fisik kerja dan kurang pengakuan dan peningkatan karir. Stres dapat mempengaruhi mutu pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan stress kerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin Tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional, sampel diambil dengan cara purposive sampling berjumlah 61 orang. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 09 sId 13 Oktober 2012 di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasil penelitian data menunjukkan ada hubungan tugas-tugas keperawatan (p. value 0,000), beban kerja (p. value 0,028), ketidakpastian jenjang karir (p. value 0,000), konflik peran (p. value 0,001) serta pemenuhan terhadap tuntutan dari peraturan (p. value 0,020) dengan stres kerja. Peneliti menyarankan agar seluruh tenaga keperawatan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas, pembagian beban kerja, tetap meningkatkan kemampuan dalam menghadapi ketidakpastian jenjang karir, memahami konflik peran yang dapat terjadi dan bekerja dengan mengacu pada standar yang telah ditentukan.



Kata kunci : Stres Kerja, Perawat Pelaksana.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK