IDENTIFIKASI KOMPONEN KIMIA HASIL FRAKSINASI EKSTRAK METANOL DAUN NILAM (POGESTEMON CABLIN BENTH.) ASAL KABUPATEN ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI KOMPONEN KIMIA HASIL FRAKSINASI EKSTRAK METANOL DAUN NILAM (POGESTEMON CABLIN BENTH.) ASAL KABUPATEN ACEH JAYA


Pengarang

SALSA YUBILA HASBI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Khairan - 197506222005011001 - Dosen Pembimbing I
Rinaldi Idroes - 196808251994031003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1708109010043

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Mipa-Farmasi., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)


Tumbuhan nilam (Pogestemon cablin Benth) merupakan salah satu komoditi utama yang berasal dari Provinsi Aceh terutama Aceh Jaya. Daun nilam diketahui memiliki kandungan senyawa kimia berupa Patchouli alcohol (PA) yang menjadi parameter kualitas dari minyak nilam (Patchouli oil). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen kimia hasil fraksinasi ekstrak metanol daun nilam (Pogestemon cablin Benth.) asal Kabupaten Aceh Jaya yang kemudian diidentifikasi menggunakan Fourier Transform-Infrared (FT-IR) dan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). Hasil yang diperoleh menunjukkan daun nilam terdapat metabolit sekunder berupa alkaloid, tannin dan terpenoid serta memenuhi parameter spesifik dan non-spesifik simplisia dan ekstrak. Selanjutnya, komponen senyawa utama yang terdapat pada daun nilam ialah patchouli alcohol dengan % area terbanyak yaitu ekstrak metanol (56,3%), fraksi n-heksan (48,67%) dan fraksi etil asetat (2,02%). Berdasarkan analisis kimia yang dilakukan pada daun nilam dapat diketahui bahwa daun nilam Aceh memilki potensi yang baik sebagai penghasil minyak nilam karena memiliki kandungan Patchouli alcohol yang tinggi.

Kata kunci: nilam, patchouli alcohol, fraksinasi

Patchouli (Pogestemon cablin Benth) is one of the main commodities originating from Aceh Province, especially Aceh Jaya. Patchouli leaves are known to contain chemical compounds in the form of Patchouli alcohol (PA) which is a quality parameter of patchouli oil. This study aims to identify the chemical components of the fractionated methanol extract of patchouli leaves (Pogestemon cablin Benth.) from Aceh Jaya Regency which were then identified using Fourier Transform-Infrared (FT-IR) and Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). The results showed that patchouli leaves contained secondary metabolites in the form of alkaloids, tannins and terpenoids and met the specific and non-specific parameters of simplicia and extracts. Furthermore, the main compound components contained in patchouli leaves are patchouli alcohol with the highest % area, namely methanol extract (56.3%), n-hexane fraction (48.67%) and ethyl acetate fraction (2.02%). Based on the chemical analysis carried out on patchouli leaves, it can be seen that Aceh patchouli leaves have good potential as a producer of patchouli oil because they contain high Patchouli alcohol. Keywords: patchouli, patchouli alcohol, fractionation

Citation



    SERVICES DESK