TINJAUAN KEMAMPUAN PERAWAT DALAM MELAKUKAN TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT BADAN PELAYANAN KESEHATANRNRUMAH SAKIT UMUM DR. ZALNOEL ABLDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINJAUAN KEMAMPUAN PERAWAT DALAM MELAKUKAN TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT BADAN PELAYANAN KESEHATANRNRUMAH SAKIT UMUM DR. ZALNOEL ABLDIN BANDA ACEH


Pengarang

Mar ie - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0507101060007

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Triase adalah pengelompokan korban yang berdasarkan atas berat ringannya trauma/penyakit serta kecepatan penanganan/pemindahan. Penanggulangan penderita gawat darurat harus dilakukan secara komprehensif sejak pertolongan pra rumah sakit,di rumah sakit dan antar rumah sakit melalui pendekatan multi disiplin dan multi profesi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum kemampuan perawat dalam melakukan triase di Instalasi Gawat Darurat BPK RSUZA Banda Aceh. Kerangka penelitian dikembangkan menurut Depkes (2005), yang mengemukakan bahwa Perawat rriase harus mampu untuk mengetahui kondisi kegawatan pasien baik gawar darurat, gawat tidak darurat, tidak gawat tidak darurat dan meninggal saat tiba di Instalasi Gawat Darurat sehingga menjaga alur pasien dan memberikan tindakan yang cepat dan tepat di Instalasi Gawat Darurat. Tempat penelitian dilakukan di Instalasi Gawat Darurat BPK-RSUZA Banda Aceh dengan desain penclitian deskripsi eksplorasi. Penentuan jumlah sampel dengan menggunakan random sampling sampling dengan menggunakan teori Guy (1976) dengan jumlah sarnpel 13 orang. Alat pengumpul data dalam bentuk kuesioner dan lembaran observasi. Hasil analisa data didapatkan gambaran kemampuan perawat untuk mengetahui kondisi pasien dan kemampuan perawat untuk menjaga alur pasien dalam melakukan triase adalah baik dengan jumlah II orang (86,6 %) dan 9 orang (69,2 %), gambaran kemampuan perawat dalam melakukan tindakan cepat dan tepat berada dalam katagori kurang yaitu 9 orang (69,2 %). Berdasarkan hasil tersebut maka diharapkan kepada pengambil kebijakan di BPK-RSUZA Banda Aceh agar lebih memberikan perhatian dan meningkatkan kemampuan perawat dalam bentuk keahlian dan ketrampilan, khususnya perawat unit emergensi sehingga pelayanan yang diberikan lebih profesional dan bermutu.

Kata kunci : Triase. Mengetahui kondisi pasien. Menjaga alur pasien di IGD dan
Memberikan tindakan yang cepat dan tepat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK