ADAPTASI KELUARGA TERHADAP DAMPAK DEFORESTASI HUTAN ADAT RN(STUDI KASUS GAMPONG GUNUNG KETEK KEMUKIMAN PANTON LUAS KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ADAPTASI KELUARGA TERHADAP DAMPAK DEFORESTASI HUTAN ADAT RN(STUDI KASUS GAMPONG GUNUNG KETEK KEMUKIMAN PANTON LUAS KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN)


Pengarang

Bustanul Ulul - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Khairulyadi - 197705302010121001 - Dosen Pembimbing I
Siti Ikramatoun - 199007012019032024 - Dosen Pembimbing II
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Penguji
Masrizal - 198404152010121005 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1610101010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bedasarkan data yang observasi lapangan sebagaimana adanya dan tertuju pada pemecahan masalah, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu hasil penelitian dideskripsikan secara konkret sesuai dengan peristiwa yang terjadi pada objek penelitian. Adapun hasil dari penelitian ini berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya terkait adaptasi masyarakat Gampong Gunung Ketek terhadap pembalakan liar yang memicu terjadinya bencana alam menunjukkan sikap dari keluarga di Gampong Gunung Ketek tersebut tergolong adaptif dan mampu bertahan dengan situasi banjir yang mereka alami. Kemampuan mereka dalam bertahan dan memulihkan situasi sulit mereka menunjukkan adpatasi mereka terhadap dampak deforestasi hutan. Tentunya mereka juga dibantu oleh pengalaman dan pengetahuan yang sebelumnya sudah disosilisasikan melalui aparat Gampong Gunung Ketek kepada seluruh lapisan masyarakat terkhusus bagi keluarga yang tinggal di Gampong Gunung Ketek. Mereka juga membangun pondasi relasi kekeluargaan yang erat karena nilai budaya yang masih mereka jaga. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis di Gampong Gunung Ketek Kemukiman Panton Luas Samadua ditemukan adanya norma yang masih dipegang erat. Nilai kekeluargaan juga nilai budaya menjadi pondasi yang kuat bagi mereka untuk bekerjasama dalam menjalankan kegiatan-kegiatan di Gampong tersebut. Bukan hanya dalam pelaksanaan ritual namun juga ketika bencana berlangsung. Praktisnya Gampong Gunung Ketek harus diberikan bantuan dalam pembangunan tanggul pembatas air. Selain itu keluarga Gampong Gunung Ketek harus dibekali secara pengetahuan, kemampuan maupun modal material dalam membantu mereka melakukan pencegahan terhadap bencana banjir. Serta pentingnya bantuan yang mestinya disalurkan kepada keluarga yang menjadi korban banjir di Gampong Gunung Ketek tersebut. jika norma dan nilai budaya yang dianut secara turun temurun dapat di implementasikan dengan baik maka tidak menutup kemungkinan Gampong Gunung Ketek dapat kembali menjadi Gampong yang seperti sedia kala, yaitu tidak ada kejahatan sosial seperti deforestasi hutan adat serta dapat terhindar dari bencana pasca pembalakan hutan seperti yang terjadi sekarang.
Kata Kunci: Adaptasi, Masyarakat, Penebangan Liar, Banjir

Based on the data from field observations as they are and focused on problem solving, this study uses a qualitative descriptive method, namely the results of the research are described concretely according to the events that occur in the object of research. The results of this study are based on the facts that appear or are related to the adaptation of the Gunung Ketek Village community to illegal logging that triggers natural disasters. Their ability to survive and recover from their difficult situation shows their adaptation to the impacts of deforestation. Of course, they were also assisted by the experience and knowledge that had previously been disseminated through the Gampong Gunung Ketek apparatus to all levels of society, especially for families living in Gampong Gunung Ketek. They also build the foundation of close family relations because of the cultural values they still maintain. Based on the results of research analyzed in Gampong Gunung Ketek, Kemukiman Panton Luas Samadua, it was found that there were norms that were still firmly held. Family values as well as cultural values become a strong foundation for them to work together in carrying out activities in the village. Not only in the implementation of rituals but also during disasters. Practically, Gampong Gunung Ketek should be given assistance in the construction of a water barrier. In addition, the Gampong Gunung Ketek family must be equipped with knowledge, skills and material capital to help them prevent flood disasters. As well as the importance of the assistance that should be distributed to families who are victims of floods in the Gunung Ketek Village. If the cultural norms and values that have been passed down from generation to generation can be implemented properly, it is possible that Gampong Gunung Ketek can return to being the Gampong as usual, that is, there are no social crimes such as deforestation of customary forests and can avoid post-logging disasters such as the one described above. happening now. Keywords: Adaptation, Community, Illegal Logging, Flooding

Citation



    SERVICES DESK