HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP KETERAMPILAN PEMENUHAN KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG RAWAT BEDAHRNRUMAH SAKIT UMUM DAERAHRNDR. ZAINOEL ABIDINRNBANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP KETERAMPILAN PEMENUHAN KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG RAWAT BEDAHRNRUMAH SAKIT UMUM DAERAHRNDR. ZAINOEL ABIDINRNBANDA ACEH


Pengarang

maimun Tharida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0407101020068

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S2) / PDDIKTI : 14101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengetahuan dan kognitif merupakan hal yang sangat penting untuk kepentingan
tindakan keperawatan seseorang. Meningkatnya pengetahuan dapat memberikan perubahan persepsi dan kebiasaan seseorang serta sikap seseorang terhadap sesuatu hal. Perilaku yang didasari oleh pengetahuan lebih langgeng dari pada perilaku yang tidak di dasari pengetahuan (Notoatmodjo, 1997). Cairan merupakan komponen utama bagi tubuh, sekitar 60% dari berat tubuh orang dewasa terdiri dari air. Dalam hirarkhi Maslow kebutuhan fisiologis, cairan menduduki prioritas kedua tertinggi setelah oksigen, diperlukan dan penting untuk memenubi kebutuhan dasar manusia supaya terpelihara homeostasis biologis (Kozier & Erb, 1998). Tujuan penelitian hubungan antara pengetahuan perawat terhadap keterampilan pemenuhan k.ebutuhan cairan dan elektrolit pada pasien post operasi. kerangka penelitian mengacu pada konsep Sumantri (1999), dan Notoatmodjo (1997) tentang konsep pengetahuan serta konsep cairan dan elektrolit yang dikemukakan oleh Sabiston (1998). Tempat penelitian dilakukan di
Ruang Rawat Bedah Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.
Desain penelitian deskripsi korelatif. Penentuan jumlah sampel dengan menggunakan
diambil menurut Gay (1976) untuk penelitian korelasi adalah 30 subjek. Alat pengumpul data dalam bentuk kuesioner dan lembar observasi. Pengujian hipotesa dilakukan dengan uji statistik Chi-Square. Analisa data dilakukan dengan SPSS seri
12.0. Uji hipotesis dilakukan dengan bila p-value > dari nilai a (0,05) maka Ho diterima, bila p-value < dari a (0,05) Ho ditolak. Hasil analisa data nilai p-value untuk pengetahuan tentang pemenuhan cairan dan elektrolit secara umum (0,026), pemenuhan cairan parentral (0,009), dan pemenuhan cairan oral (0,018). Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan perawat tentang pemenuhan cairan dan elektrolit dengan tindakan pemenuhan cairan dan elektrolit pada pasien post operasi. Disarankan agar semua perawat pelaksana dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang pemenuhan kebutuhan dasar manusia khususnya pemenuhan kebutuhan cairan dan elektrolit.

Kata kunci : Pengetahuan pemenuhan cairan dan elelctrolit, pemenuhan cairan
parentral. Pemenuhan cairan oral pada pasien post operasi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK