THE SEMANTIC PRIME OF VERB MANGENAK IN THE DEVAYAN LANGUAGE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

THE SEMANTIC PRIME OF VERB MANGENAK IN THE DEVAYAN LANGUAGE


Pengarang

RIKA YULIANTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zulfadli - 197606032006041001 - Dosen Pembimbing I
Syamsul Bahri YS - 196001101989031003 - Dosen Pembimbing II
Dohra Fitrisia - 197908022008122001 - Penguji
Anisah - 199301012021022101 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1806102020031

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S1) / PDDIKTI : 88203

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

401.43

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini mengkaji makna, konteks, dan struktur semantik dari kata kerja mangenak ‘LIHAT’ dalam bahasa Devayan. Oleh karena itu, metode penelitian kualitatif digunakan dengan teori Metabahasa Semantik Alami untuk menjelaskan dan mengungkapkan makna dalam istilah yang paling sederhana. Instrumen penelitian ini adalah pedoman wawancara dan data dikumpulkan dengan mewawancarai penutur asli Devayan di Pulau Simeulue dari 7 kecamatan; yaitu Simeulue Timur, Simeulue Tengah, Teupah Selatan, Teupah Barat, Teupah Tengah, Simeulue Cut, dan Teluk Dalam. Hasil menunjukkan bahwa arti kata kerja mangenak dalam bahasa Devayan dibentuk oleh gabungan makna asli dari kata kerja 'LIHAT' dengan makna asli lainnya yaitu 'PIKIR', 'RASA', 'TAHU', dan 'KATAKAN'. Polisemi yang dihasilkan adalah MELIHAT/BERPIKIR, MELIHAT/MERASA, MELIHAT/MENGETAHUI dan MELIHAT/MENGATAKAN. Selanjutnya, struktur semantik dari verba mangenak dibangun oleh dua komponen semantik yang serupa, yaitu 'X melihat Y selama beberapa waktu' dan 'X melihat Y seperti ini' serta arti juga konteks kata-kata dari kata kerja mangenak berada di antara dua komponen semantik ini.

This research examines the meaning, the context, and the semantic structures of the verb mangenak ‘SEE’ in the Devayan language. Therefore, qualitative research method is used with Natural Semantic Metalanguage theory to explain and reveal the meaning in the simplest terms. The instrument of this research is interview guidelines and the data were collected by interviewing the Devayan native speakers in Simeulue Island from 7 sub-districts; they are East Simeulue, Central Simeulue, South Teupah, West Teupah, Central Teupah, Simeulue Cut, and Teluk Dalam. The results showed that the meaning of the verb mangenak in the Devayan language is formed by the combined semantic prime of the verb ‘SEE’ with the other semantic primes ‘THINK’, ‘FEEL’, ‘KNOW’, and ‘SAY’. The resulting polysemy is SEE/THINK, SEE/FEEL, SEE/KNOW and SEE/SAY. Furthermore, the semantic structure of the verb mangenak is built by two similar semantic components, namely 'X see Y for some time' and 'X see Y like this' and the meaning also the context of the words of the verb mangenak are between these two semantic components.

Citation



    SERVICES DESK