ANALISIS GINOKRITIK BAHASA DAN BUDAYA PEREMPUAN DALAM NOVEL NAMAKU CUT KARYA TJUT FADLUNA PARAMITA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS GINOKRITIK BAHASA DAN BUDAYA PEREMPUAN DALAM NOVEL NAMAKU CUT KARYA TJUT FADLUNA PARAMITA


Pengarang

ASMAUL HUSNA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yusri Yusuf - 195808251986021002 - Dosen Pembimbing I
Budi Arianto - 197201232005011001 - Dosen Pembimbing II
Mohd. Harun - 196603051993031003 - Penguji
Muhammad Idham - 197610072006041002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1806102010034

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

800

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Husna, Asmaul. 2022. “Analisis Ginokritik Bahasa dan Budaya Perempuan dalam
Novel Namaku Cut Karya Tjut Fadluna Paramita”. Skripsi, Jurusan Pendidikan
Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing:
(1) Dr. Drs. Yusri Yusuf, M.Pd., (2) Dr. Budi Arianto, S.Pd., M.A.

Kata Kunci: ginokritik bahasa, ginokritik budaya, novel

Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah model ginokritik bahasa
perempuan dan model ginokritik budaya perempuan dalam novel Namaku Cut karya
Tjut Fadluna Paramita. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan model ginokritik
bahasa perempuan dalam novel Namaku Cut karya Tjut Fadluna Paramita, dan (2)
mendeskripsikan model ginokritik budaya perempuan dalam novel. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif analisis dan bentuk penelitian kualitatif. Data yang
diperoleh berupa data verbal, yaitu paparan bahasa dari pernyataan tokoh berupa
dialog, monolog, dan narasi yang dipaparkan penulis yang menunjukkan model
ginokritik bahasa dan budaya perempuan. Sumber data penelitian ini berasal dari
novel Namaku Cut karya Tjut Fadluna Paramita. Hasil analisis data terhadap model
ginokritik bahasa perempuan tercermin dalam bentuk tulisan tersurat, tulisan tersirat,
ekspresi tubuh, dan unsur multifokal dalam bahasa perempuan. Selanjutnya, hasil
analisis data terhadap model ginokritik budaya tercermin dalam bentuk sumber
kekuatan dan perpaduan perempuan, bentuk ekspresi pengalaman perempuan, dan
pemaparan simbol-simbol perempuan. Bentuk paling dominan dari model ginokritik
bahasa yang ditemukan dalam novel adalah bentuk tulisan tersurat, sedangkan model
ginokritik budaya paling dominan adalah bentuk sumber kekuatan dan perpaduan
perempuan.


Citation



    SERVICES DESK