PENGARUH PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIS, INTENSITAS MORAL, RELIGIUSITAS DAN MATERIALITAS TERHADAP NIAT WHISTLEBLOWING (STUDI EKSPERIMEN PADA MAHASISWA AKUNTANSI DI INDONESIA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIS, INTENSITAS MORAL, RELIGIUSITAS DAN MATERIALITAS TERHADAP NIAT WHISTLEBLOWING (STUDI EKSPERIMEN PADA MAHASISWA AKUNTANSI DI INDONESIA)


Pengarang

Miftahul Jannah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mirna Indriani - 196602231991022001 - Dosen Pembimbing I
Ratna Mulyany - 198202282015042003 - Dosen Pembimbing II
Nuraini A - 197501172001122001 - Penguji
Mulia Saputra - 197312202000121002 - Penguji
Muhammad Arfan - 196502051991031003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1901203010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S2) / PDDIKTI : 62101

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Akuntansi., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

657

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENGARUH PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIS, INTENSITAS
MORAL, RELIGIUSITAS DAN MATERIALITAS TERHADAP NIAT
WHISTLEBLOWING
(Studi Eksperimen Pada Mahasiswa Akuntansi di Indonesia)

Oleh : Miftahul Jannah
NPM : 1901203010026

Pembimbing : 1. Dr. Mirna Indriani, S.E., M.Si., Ak., C.A.
2. Dr. Ratna Mulyany, BACC., MSACC.


ABSTRAK

Indonesia merupakan negara yang sudah menginisiasi whistleblowing
pada tahun 2018, akan tetapi baru dapat dilaksankan ditahun 2021, setelah
sebelumnya di awal tahun 2021 telah dilakukan penandatanganan Memorandum
of Understanding (MoU) dengan komisi pemberantasan korupsi. Sistem
whistleblowing adalah cara yang efektif untuk menanggulangi kecurangan melalui
pemberdayaan whistleblower. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
mengetahui pengaruh pengambilan keputusan etis, intensitas moral, religiusitas
dan tingkat materialitas terhadap niat melakukan whistleblowing. Penelitian yang
dilakukan bersifat eksperimen, adapun responden penelitian terdiri dari
mahasiswa Akuntansi pada seluruh universitas di Indonesia baik Perguruan
Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Penelitian ini
dilakukan dengan memberikan sebuah kasus mengenai whsitleblowing kepada
mahasiswa, kemudian mahasiswa tersebut menjawab beberapa pernyataan yang
berkaitan dengan kasus yang diberikan. Pengumpulan data dilakukan dengan
penyebaran kuesioner berupa Google Form, yang disebarkan secara online
melalui media sosial. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SEM-PLS
(Structural Equation Modeling – Partial Least Square). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengaruh pengambilan keputusan etis, intensitas moral,
religiusitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat whistleblowing.
Sedangkan untuk tingkat materialitas tidak berpengaruh terhadap niat
whistleblowing. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber
referensi baru bagi para akademisi, dan bermanfaat bagi mahasiswa akuntansi di
Indonesia dalam mengetahui dan mempertimbangkan aspek-aspek yang
berpotensial untuk mempengaruhi niat melakukan whistleblowing.
Kata kunci: Niat whistleblowing, pengambilan keputusan etis, intensitas moral,
religiusitas, materialitas

THE EFFECT OF ETHICAL DECISION MAKING, MORAL INTENSITY, RELIGIOSITY AND MATERIALITY ON WHISTLEBLOWING INTENTIONS (Experimental study on accounting students in Indonesia) By : Miftahul Jannah NPM : 1901203010026 Supervisor : 1. Dr. Mirna Indriani, S.E., M.Si., Ak., C.A. 2. Dr. Ratna Mulyany, BACC., MSACC. . ABSTRACT Indonesia is a country that has initiated whistleblowing in 2018, but it can only be implemented in 2021, after previously in early 2021 a Memorandum of Understanding (MoU) with the corruption eradication commission was carried out. The whistleblowing system is an effective way to tackle fraud through empowering whistleblowers. This research was conducted with the aim of knowing the effect of ethical decision making, moral intensity, religiosity, and materiality level on the intention to undertake whistleblowing. This research is experimental based, while the respondents consist of accounting students at all universities in Indonesia, both State Universities (PTN) and Private Universities (PTS). This research was conducted by giving a case regarding whistleblowing to students, then the student answered several statements related to the given case. Data was collected by distributing questionnaires in the form of Google Forms, which were distributed online through social media. Data analysis was performed using SEM-PLS (Structural Equation Modeling – Partial Least Square). The results showed that the influence of ethical decision making, moral intensity, religiosity had a positive and significant effect on whistleblowing intentions. Meanwhile, the level of materiality has no effect on whistleblowing intentions. This research is expected to be used as a new reference source for academics, and useful for accounting students in Indonesia in knowing and considering aspects that have the potential to influence whistleblowing intentions. Keywords: Whistleblowing intention, ethical decision making, moral intensity, religiosity, materiality

Citation



    SERVICES DESK