DEKOMPOSISI SERASAH DAUN MANGROVE AVICENNIA MARINA DAN RHIZOPHORA APICULATA DI KAWASAN HUTAN MANGROVE DESA LEUNGAH, KECAMATAN SEULIMEUM, KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DEKOMPOSISI SERASAH DAUN MANGROVE AVICENNIA MARINA DAN RHIZOPHORA APICULATA DI KAWASAN HUTAN MANGROVE DESA LEUNGAH, KECAMATAN SEULIMEUM, KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Kemalahayati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1011101010090

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses dekomposisi pada serasah daun mangrove Avicennia marina dan Rhizophora apiculata, serta untuk menentukan kandungan C-Organik yang terdapat pada serasah daun Avicennia marina dan Rhizophora apiculata yang mengalami dekomposisi. Penentuan kandungan C-Organik dilakukan dengan menggunakan metode Walkey Black. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2014 di kawasan mangrove Desa Leungah, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Pada penelitian ini ditempatkan dua stasiun, stasiun I terletak mengarah ke laut, stasiun II mengarah ke darat. Metode yang digunakan untuk pengukuran laju dekomposisi pada penelitian ini adalah menggunakan litterbag yang terbuat dari jaring nilon dengan mesh size 1,5 mm (berukuran 20 cm x 30 cm). Serasah daun yang telah dikumpulkan dimasukkan ke dalam litterbag, kemudian ditempatkan pada perakaran mangrove untuk melihat proses dekomposisi. Berat serasah yang digunakan adalah 10 g tiap perlakuan. Pengamatan untuk melihat proses dekomposisi dilakukan pada hari ke 3, 7, 14, 21, 35 dan 49. Dari tiap plot diambil satu litterbag, kemudian sampel daun serasah dioven dan ditimbang berat kering serta dianalisis kandungan bahan organiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serasah daun A. marina lebih cepat terdekomposisi dibandingkan R. apiculata. Laju dekomposisi serasah daun A. marina pada hari terakhir penelitian untuk stasiun I (ke arah laut) dan stasiun II (ke arah darat) adalah 0,026 dan 0,019, sedangkan untuk R. apiculata adalah 0,013 dan 0,011, laju dekomposisi untuk kedua jenis spesies tersebut tergolong dalam kategori cepat. Waktu paruh (t50) yaitu ketika 50% bobot awal terdekomposisi untuk A. marina berkisar antara hari 26 dan 37 berturut-turut untuk stasiun I dan stasiun II, dan untuk R. apiculata t50 berkisar antara hari 53 dan 64 untuk stasiun I dan stasiun II. Kandungan C-Organik dalam serasah daun A. marina lebih tinggi dibandingkan pada R. apiculata.

Kata kunci: Mangrove, dekomposisi, serasah, C-Organik

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK