UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK TUMBUHAN BELIMBING MANIS (AVERRHOA CARAMBOLA L.) DAN RIMBANG (SOLANUM TORVUM SW.) TERHADAP ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK TUMBUHAN BELIMBING MANIS (AVERRHOA CARAMBOLA L.) DAN RIMBANG (SOLANUM TORVUM SW.) TERHADAP ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS


Pengarang

Nanda Safitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0608104010027

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

579.342

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder daun dan kulit batang Averrhoa carambola dan Solanum torvum serta potensi antibakteri ekstrak metanol dan n-heksana daun dan kulit batang tumbuhan tersebut terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan yaitu observasi langsung untuk uji fitokimia terhadap organ tumbuhan A. carambola dan S. torvum yang paling banyak mengandung senyawa metabolit sekunder. Sementara untuk uji antibakteri menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 6 perlakuan yaitu, kontrol negatif (pelarut), ekstrak uji dengan konsentrasi masing-masing sampel 1%, 5%, 10%, 20%, 30% dan 4 kelompok yaitu, ekstrak metanol dan n-heksana masing-masing daun dan kulit batang tumbuhan A. carambola dan S. torvum yang diulangi sebanyak. 2 kali (duplo). Hasil uji fitokimia didapatkan bahwa senyawa metabolit sekunder yang paling banyak dikandung oleh masing-masing tumbuhan A. carambola dan S. torvum adalah senyawa alkaloid, fenol, steroid, kumarin, dan saponin. Hasil uji antibakteri ekstrak n-heksana dan metanol A. carambola dan S. torvum tidak dapat menghambat pertumbuhan E. coli. Hasil dari uji antibakteri A. carambola didapatkan bahwa ekstrak metanol kulit batang pada konsentrasi 300/0 memberikan daya hambat paling besar terhadap S. aureus. Ekstrak n-heksana kulit batang S. torvum pada konsentrasi 30% memberikan daya hambat paling besar terhadap S. aureus.


Kata Kunci : Fitokimia, antibakteri, Averrhoa carambola, Solanum torvum

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK