PENGARUH KALIUM PADA TANAH GAMBUT TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN MUTUBENIH BEBERAPA VARIETAS KACANG TANAHRN(ARACHIS HYPOGAEA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH KALIUM PADA TANAH GAMBUT TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN MUTUBENIH BEBERAPA VARIETAS KACANG TANAHRN(ARACHIS HYPOGAEA L.)


Pengarang

T. Sarwanidas - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200190022

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

635.659 6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
T. Sarwanidas NIM. 1209200190022. Pengaruh Kalium pada Tanah Gambut
terhadap Pertumbuhan, Produksi dan Mutu Benih Beberapa Varietas Kacang
Tanah (Arachis hypogaea L.) di bawah bimbingan Syamsuddin sebagai
pembimbing ketua dan Teti Arabia sebagai pembimbing anggota.
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui sejauhmana pengaruh dosis pemupukan
kalium dan varietas serta interaksi kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan,
produksi serta mutu benih kacang tanah pada tanah gambut. Penelitian ini
dilaksanakan dalam rumah plastik di kebun percobaan dan Laboratorum Benih
Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar, Laboratoriun Ilmu Tanah Fakultas
Pertanian Univesitas Gajah Mada dan Laboratorium Penelitian Tanah dan
Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, mulai dari tanggal 23 April
2013 sampai dengan 3 Oktober 2013. Rancangan percobaan yang digunakan
adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 5 x 4, dimana dosis kalium terdiri
dari : 0, 25, 50, 75 dan 100 kg K2O ha-1 dan varietas terdiri dari : Naga Umbang,
Jerapah, Gajah dan Bison. Peubah pertumbuhan : diamati adalah tinggi tanaman
dan jumlah cabang umur 15, 30 dan 45 hari setelah tanam (HST), dan berat
berangkasan kering per tanaman, Peubah produksi terdiri dari : berat polong
kering per rumpun, persentase polong berisi dan hampa, bobot 100 biji polong
kering per ha, serapan K jaringan tanaman dan Kdd media tanam, dan mutu benih
yaitu :potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan
tumbuh, vigor kecambah dan T50. Hasil penelitian menunjukkan dosis kalium
berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman kacang tanah umur 15
HST, serapan K jaringan, Kdd media dan viabilitas dan vigor benih. Pemberian
kalium 75 kg K2O ha-1 menunjukkan serapan K tertinggi, sedangkan viabilitas dan
vigor benih sangat dipengaruhi oleh pemupukan kalium, terbaik diperoleh dengan
pemberian kalium 75 kg K2O ha-1 kecuali terhadap uji T50. Tetapi tidak
berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang dan semua parameter produksi.
Varietas berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman umur
15 HST. Produksi polong kering per hektar tertinggi diperoleh oleh varietas
Bison (3,96 ton ha-1) yang tidak berbeda nyata dengan Naga Umbang dan Jerapah.
Viabilitas dan vigor benih tertinggi ditunjukkan oleh varietas Jerapah. Terdapat
interaksi yang nyata antara dosis kalium dan varietas kacang tanah terhadap tinggi
tanaman umur 15 HST dan Kdd media tanam. Tinggi tanaman terbaik diperoleh
dengan pemupukan 50 kg K2O ha-1 pada varietas Bison. Sedang Kdd media yang
relatif tinggi ditunjukkan dengan dosis 100 kg K2O ha-1 pada media tanam Bison,
dan terendah dengan tanpa pemberian kalium.
Kata kunci ; kacang tanah, tanah gambut, viabilitas dan vigor benih
SUMMARY
T. Sarwanidas NIM. 1209200190022. Effect of Potassium on Peat Soil to
Growth, Production and Seed Quality Several Varieties of groundnut (Arachis
hypogaea L.), under supervision of Syamsuddin and Teti Arabia.
This study aims to know the extent of the effect of potassium fertilization doses
and varieties as well as the interaction of these two factors on the growth,
production and quality of groundnut seeds in peat soil. Was conducted in the
screen house of garden experiment and Seed Laboratorium of Agriculture Faculty
Teuku Umar University, Soil Science laboratory of Agriculture Faculty of Gajah
Mada University and Soil and Crop Research Laboratory of the Agriculture
Faculty of Syiah Kuala University, starting from 23 April 2013 to 3 October 2013.
The experimental design used was a completely randomized design factorial 5 x 4,
which consists of potassium doses: 0, 25, 50, 75 and 100 kg K2O ha-1 and varieties
consist of: Naga Umbang, Jerapah, Gajah and Bison. Variables growth: plant
height was observed and the number of branches the age of 15, 30 and 45 days
after planting (DAP), and biomass dry weight per plant, production variables
consist of: weight of dry pods per hill, percentage of pods containing and hollow,
weight of 100 seeds dry pods per ha, K uptake and plant tissue Kexchangable
planting medium, and seed quality namely: growth potential, germination, growth
speed, simultaneity grow, sprout vigor and T50. The results showed significant
dose of potassium on the growth of peanut plant height age 15 DAP, uptake of K
networks, Kexchangable media and viability and seed vigor. Administration of
potassium 75 kg K2O ha-1 showed the highest K uptake, whereas the viability and
seed vigor is strongly influenced by potassium fertilization, best obtained by
administering potassium 75 kg K2O ha-1 except for the T50 test. But did not
significantly affect the number of branches and all the production parameters.
Varieties very significant effect on plant height growth age 15 DAP. Production of
dry pods per hectare obtained by varieties Bison highest (3.96 ton ha-1) were not
significantly different with the Naga Umbang and Jerapah. The highest seed
viability and vigor shown by Jerapah varieties. There is a significant interaction
between dose of potassium and peanut varieties to plant height age 15 DAP and
Kexchangable growing media. Plant height is best obtained by fertilization of 50
kg K2O ha-1 at Bison varieties. Kexchangable media being shown by the relatively
high dose of 100 kg K2O ha-1 at planting media Bison, and without giving the
lowest with potassium.
Keywords : groundnut, peat soil, seeds viability and vigor

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK