PENGARUH PEMOTONGAN BATANG UTAMA DAN PEMUPUKAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMOTONGAN BATANG UTAMA DAN PEMUPUKAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH


Pengarang

Lily kartika - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051111501

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007

Bahasa

Indonesia

No Classification

635.659 6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

LILY KARTlKA Pengaruh Pemotongan Batang Utama dan Pemupukan NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah, dibawah bimbingan T.Mahmud sebagai ketua dan Cut Nur Ichsan sebagai anggota.
Pemotongan batang utama dimaksudkan untuk memperbanyak tumbuhnya cabang. Cabang ini akan keluar dekat dengan permukaan tanah, sehingga kesempatan bagi ginofor untuk masuk ke dalam tanah akan lebih besar. Sedangkan pemberian pupuk NPK dimaksudkan untuk memberikan nutrisi dan meningkatkan produksi kacang tanah.
Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh yang berlangsung dari bulan Juni 2005 sampai September 2005.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu pemotongan batang utama terbaik dan dosis pemupukan NPK yang tepat serta pengaruh interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah.
Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (Split-Plot Design) pola faktorial dengan tiga ulangan. Petak utama adalah pemupukan NPK dengan tiga taraf yaitu Urea 50 kg/ha, Sp-36 50 kg/ha, KCI 25 kg/ha dan Urea I00 kg/ha, Sp-36 100 kg/ha, KCI 50 kg/ha sera Urea 150 kg/ha. Sp-
36 15pemotongan batang utama umur I minggu setelah tanam (MST) dan pemotongan batang utama umur 2 minggu setelah tanam (MST).
Peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah bunga, jumlah cabang produktif, jumlah polong berisi, jumlah polong hampa, berat kering 100 biji dan berat biji kering perplot.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan NPK berpengaruh tidak nyata terhadap peubah yang diamati, kecuali terhadap jumlah polong berisi, berat kering I00 biji dan berat biji kering perplot. Pemotongan batang utama berpengaruh nyata terhadap jumlah bunga dan berat biji kering perplot, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah polong berisi, jumlah polong hampa serta berat kering 100 biji. Secara umum dosis pemupukan NPK terbaik adalah Urea 150 kg/ha, Sp-36 150 kg/ha, KCI 75 kg/ha dengan hasil 3,9 ton/ha sedangkan waktu pemotongan batang utama terbaik dijumpai pada pemotongan batang utama umur 1 MST dengan hasil 3,5 ton/ha.
Terdapat interaksi yang tidak nyata antara pcmupukan NPK dengan pemotongan batang utama terhadap semua peubah yang diamati, kecuali terhadap jumlah polong berisi. Kombinasi pemupukan NPK dan pemotongan batang utama terbaik adalah pemupukan NPK yaitu Urea 150 kg/ha, Sp-36 150 kg/ha, KCI 75 kg/ha dengan pemotongan batang utama umur 1 MST.










ii
0 kg/ha, KCI 75 kg/ha. Anak petak adalah tanpa pemotongan batang utama,

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK